POJOKSATU.id, JAKARTA—Penggiat medsos Irwandi Ferry sampai menangis saat memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir di Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.

Data terbaru, korban meninggal di Aceh mencapai 345 orang, korban hilang 174 orang. Dan ratusan ribu warga mengungsi di berbagai lokasi.

“Tamiang dan keadaannya sama sekali tidak membaik, orang-orang kelaparan, kehausan, tidak ada air dan listrik. Tolong siapapun bantu Aceh, bantu Tamiang, bantu Takengon, Gayo, Bener Meriah,” ujar Irwandi Ferry di akun Instagramnya, Jumat (5/12).

“Sekali lagi keadaanya mencekam, pemerintah tolong bantuannya,” ujar Irwandi lagi.

Baca Juga: Banjir dan Longsor Beruntun di Jawa Barat: Bandung Paling Parah

Dikatakan, Jumat sore, tim Irwandi masuk lebih dalam di wilayah Tamiang, dan keadaannya semakin buruk, masyarakat krisis air bersih, hilang listrik dan pencahayaan, infrastruktrur, tiang listrik, jalan, jembatan runtuh. Semuanya dalam kondisi hancur.

Kita salurkan bantuan dan air bersih dan terus akan kita lakukan berkala. Besok kita akan coba untuk terus masuk ke daerah-daerah yang belum terjangkau,” ujarnya.

Dalam rekaman video, terlihat Irwandi menangis, dia meminta bapak-bapak dan ibu-ibu di Aceh Tamiang tetap bertahan.

Irwandi pertama-tama menjelaskan bahwa seluruh rakyat Indonesia berduka atas kejadian di Aceh Tamiang ini.

Baca Juga: Mencekam dan Derasnya Banjir Sumatera di Tamiang, Buat Truk Naik ke Atas Truk, Sementara Warga Berjuang Tanpa Makanan

Dana sumbangan warga untuk korban banjir di Aceh, Sumut, Sumbar ini mencapai Rp 10 miliar.

“Seluruh masyarakat Indonesia peduli bapak-ibu. Bertahan ya bapak ibu semua ya,” kata Ferry terlihat menangis memberikan sambutan dalam pemberian bantuan itu.

Korban Banjir 867 Orang

Berdasarkan konferensi pers BNPB, Jumat (5/12/2025) pukul 17.00 WIB, jumlah korban meninggal bertambah banjir dan longsor Sumatera menjadi 867 orang.

Sementara 521 orang lainnya masih dinyatakan hilang. Selain itu, sedikitnya 4.200 warga mengalami luka-luka, baik luka berat maupun ringan.

"Per hari ini, Jumat, 5 Desember 2025. Upaya pencarian dan pertolongan korban di tiga provinsi terus dilakukan. Alhamdulillah pada hari ini menemukan 31 jenazah, tentu saja ini harus mengucapkan simpati, Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, jumat (5/12/2025).

Rinciannya, Provinsi Aceh menjadi wilayah dengan jumlah korban jiwa tertinggi, yakni 345 orang meninggal, sementara 174 warga masih dalam pencarian.

Di Sumatra Utara, korban tewas mencapai 312 jiwa dan 133 orang masih hilang hingga hari ini.

Untuk Sumatera Barat, BNPB mencatat 210 orang korban meninggal dan 214 orang masih dinyatakan hilang.***