POJOKSATU.ID - Presiden Prabowo Subianto, didampingi oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), melakukan kunjungan langsung ke lokasi bencana banjir di Nagari Kasang, Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Kunjungan ini berfokus pada peninjauan posko penanganan bencana, dapur umum, fasilitas kesehatan darurat, dan kegiatan trauma healing bagi anak-anak.
Dalam dialognya dengan para korban, Presiden menegaskan bahwa kehadiran langsungnya di lapangan bertujuan untuk memastikan proses penanganan korban dan penanggulangan bencana berjalan dengan baik dan lancar.
Baca Juga: Kemendikdasmen: Alokasi Rp13,3 Miliar dan Upaya Intensif Pulihkan Pendidikan Pasca Bencana Sumatera
Fokus pada Pemulihan Infrastruktur dan Bantuan
Presiden menyampaikan bahwa upaya pemulihan infrastruktur di lokasi bencana akan diintensifkan, didorong oleh kondisi cuaca yang mulai membaik dan distribusi logistik yang semakin stabil.
Ia menjelaskan beberapa langkah pemulihan yang sedang dikebut:
1. Listrik dilaporkan sudah hampir seluruhnya kembali berfungsi normal.
2. Akses air bersih sedang ditangani secara serius.
3. Jembatan yang rusak sedang dalam tahap penghitungan untuk segera diperbaiki.
Baca Juga: Pengumuman Resmi: Seleksi PPPK Tenaga Kependidikan di Sekolah Rakyat Kemensos RI Tahun 2025 Dibuka!
Selain infrastruktur, Presiden juga menjamin bahwa rumah warga yang mengalami kerusakan akan menerima bantuan perbaikan dari pemerintah.
Meskipun beberapa wilayah masih sulit dijangkau melalui jalur darat, pemerintah berupaya keras mengirimkan bantuan melalui jalur udara.
Menanggapi situasi yang berat ini, Presiden menyampaikan rasa duka cita kepada keluarga yang terdampak, sembari memberikan harapan agar mereka diberikan ketabahan.
Kepada para pengungsi, Presiden Prabowo memberikan jaminan kuat mengenai kehadiran negara di tengah kesulitan rakyat.
Ia menekankan bahwa seluruh bangsa adalah satu keluarga besar dan pemerintah tidak akan membiarkan warga memikul beban bencana sendirian.
Sejalan dengan kunjungan Presiden, Kementerian Sosial (Kemensos) terus memperkuat dukungannya bagi warga yang terdampak banjir dan longsor di tiga provinsi, termasuk Sumatera Barat.
Secara keseluruhan, total dukungan penanganan bencana yang disalurkan Kemensos telah mencapai sekitar Rp21,4 miliar.
Baca Juga: Kemendikdasmen: Alokasi Rp13,3 Miliar dan Upaya Intensif Pulihkan Pendidikan Pasca Bencana Sumatera
Jumlah ini terdiri dari logistik bufferstock senilai Rp14,7 miliar dan bahan natura untuk operasional dapur umum senilai Rp6,7 miliar.
Khusus untuk Sumatera Barat, bantuan Kemensos yang telah disalurkan mencapai sekitar Rp5,2 miliar.
Bantuan ini mencakup berbagai kebutuhan esensial seperti makanan siap saji, makanan anak, beras, family kit, perlengkapan anak (kidsware), kasur, selimut, tenda, hingga pendirian dapur umum lapangan.
Sebanyak 187 personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) dikerahkan untuk memperkuat penanganan di lapangan.
Layanan dapur umum ini tersebar di empat kabupaten/kota yaitu Kota Padang, Padang Pariaman, Pasaman Barat, dan Pesisir Selatan.***
Silahkan akses artikel lainnya melalui apps kami:
Baca informasi menarik lainnya dari penulis: Ferdy Wamala



.webp)
