POJOKSATU.ID - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyatakan bahwa total bantuan dari Kemensos kepada korban banjir di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) “sudah mendekati Rp 25 miliar.”
Bantuan ini merupakan respons darurat terhadap bencana banjir dan tanah longsor yang menimpa banyak wilayah di tiga provinsi tersebut.
Bantuan dari Kemensos baik dalam bentuk logistik, dapur umum, tenda & hunian darurat, hingga santunan dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar korban bencana.
Baca Juga: Bupati Aceh Utara Menangis Angkat Tangan, Resmi Tak Sanggup Atasi Banjir, Pemerintah Pusat Lambat
Berikut rincian utamanya:
Logistik dasar: makanan siap saji, makanan anak, lauk pauk, air mineral, mie instan.
Paket perlengkapan keluarga (family kit): termasuk selimut, kasur, perlengkapan anak, sandang dewasa maupun anak.
Tenda & hunian darurat: tenda gulung, tenda keluarga portable/serbaguna untuk korban yang rumahnya rusak atau terendam.
Dapur umum & dapur lapangan: Kemensos mendirikan banyak titik dapur umum untuk menyediakan makanan siap santap secara massal bagi pengungsi.
Baca Juga: Proses Pencarian Korban Bencana Alam Terus Dilakukan di Tapanuli Selatan, Polisi Libatkan Anjing Pelacak untuk Mencari Korban Hilang
Santunan untuk korban jiwa dan luka: korban meninggal akibat bencana berhak mendapatkan santunan, demikian juga korban luka berat bagian dari respons sosial pasca-bencana.
Untuk wilayah terdampak, seperti di Aceh, Sumut, dan Sumbar Kemensos menyalurkan triliunan rupiah lewat berbagai saluran distribusi, antara gudang regional, dinas sosial provinsi, hingga posko lokal.
Bantuan diarahkan ke banyak kabupaten/kota yang terdampak dari kota besar sampai daerah terpencil untuk memastikan bantuan merata.
Baca Juga: Tak Hanya Mengemudi, Tapi Wajib Siap dengan Escape Route
Langkah Kemensos ini penting karena:
Memastikan korban bencana bisa memenuhi kebutuhan dasar (makan, tempat tinggal, perlindungan), terutama bagi masyarakat yang kehilangan rumah atau sumber penghidupan.
Menghindari krisis tambahan seperti kelaparan, sakit, penyakit, dan masalah sosial di tengah kondisi darurat.
Memberi rasa aman dan penanganan cepat, sebagai bagian dari tanggung jawab negara terhadap warga terdampak bencana.
Pemberian bantuan hampir Rp 25 miliar oleh Kemensos bukan sekadar angka.
Baca Juga: Gubernur Jabar Dedi Mulyadi akan Terbang ke Sumatera Salurkan Bantuan Rp7 Miliar Bagi Korban Bencana
Tapi representasi upaya nyata untuk menyelamatkan dan memulihkan kehidupan ribuan warga terdampak banjir di Sumatra.
Dari logistik dasar sampai hunian darurat, dari makanan siap santap sampai santunan bagi korban jiwa.
Seluruh bentuk bantuan itu menunjukkan bahwa saat bencana melanda, solidaritas dan respons cepat tetap menjadi tulang punggung penyelamatan kemanusiaan.***


.webp)

