POJOKSATU.ID – Kabar duka datang dari jajaran Kepolisian Daerah Riau.

Seekor anjing K-9 bernama Reno, salah satu personel terbaik yang kerap diterjunkan dalam operasi pencarian dan pertolongan.

Dinyatakan gugur saat menjalankan misi kemanusiaan di Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Reno menghembuskan napas terakhir setelah mengalami kelelahan berat ketika membantu proses pencarian korban bencana alam di Kecamatan Palembayan.

Baca Juga: Miris! Relawan Menyelamatkan Warga Tanpa Henti, Tapi Harus Makan dari Kulkas Hanyut Karena Tak Ada Bantuan

Reno diketahui merupakan anjing pelacak jenis Belgian Malinois berusia 8 tahun 4 bulan.

Dalam banyak operasi, ia dikenal sebagai spesialis search and rescue (SAR) yang selalu menjadi andalan tim di berbagai lokasi bencana.

Ketika bencana longsor melanda wilayah Agam, Reno kembali dipercaya untuk turun langsung di garis depan, menemani para petugas kepolisian dan relawan yang berjuang mencari warga yang tertimbun material tanah.

Baca Juga: Bukan 92 Persen untuk Rakyat, Tapi 50:50 untuk Travel? Dugaan Manipulasi Kuota Haji Mencuat

Selama proses pencarian berlangsung, Reno menunjukkan semangat dan ketangguhan yang luar biasa.

Ia bergerak menyusuri medan berat, mulai dari timbunan tanah basah hingga area yang rawan longsor susulan.

Kecepatan dan kepekaan penciumannya membantu tim SAR memperluas jangkauan pencarian secara signifikan.

Baca Juga: JADWAL KILAT PPG Guru Tertentu Tahap 5 Tahun 2025, Mengapa Sertifikasi Bisa Selesai Hanya dalam 15 Hari? Simak Penjelasan ALASAN PERCEPATAN Ini

Namun intensitas medan yang berat membuat Reno mengalami kelelahan fisik yang parah. Hingga akhirnya, meski telah mendapatkan penanganan, nyawanya tak dapat diselamatkan.

Kabar gugurnya Reno disampaikan langsung oleh Kabid Humas Polda Riau, Kombes Anom Karibianto.

Dengan suara penuh haru, ia mengenang Reno sebagai bagian penting keluarga besar Polda Riau yang selalu menunjukkan dedikasi tinggi dalam setiap penugasan.

Baca Juga: Disapu Banjir, Rumah Warga Rata! Tapi Masjid Ini Berdiri Kokoh Seperti Tak Tersentuh

“Reno gugur dalam tugas negara saat membantu operasi kemanusiaan di Kabupaten Agam. Dedikasinya patut diteladani. Kami seluruh keluarga besar Polda Riau menyampaikan rasa kehilangan yang sangat mendalam,” ujarnya, Selasa (2/12/2025). dilansi dari Instagram @pembasmi.kehaluan.reall

Bagi tim K-9, Reno bukan sekadar hewan pelacak, melainkan rekan setia yang telah berulang kali menunjukkan loyalitas tanpa batas.

Sepanjang kariernya, Reno terlibat dalam berbagai misi pencarian korban hilang, evakuasi bencana, hingga operasi SAR besar yang melibatkan banyak institusi.

Baca Juga: Kabar Duka! Epy Kusnandar Berpulang, Karina Ranau Sampaikan Pesan Haru, Suami Tercinta Telah Kembali kepada Sang Pencipta

Ketelitiannya dalam bekerja menjadikannya aset berharga di setiap penugasan.

Berpulangnya Reno menjadi pengingat bahwa tugas kemanusiaan sering kali membawa risiko besar, bahkan bagi para anjing pelacak yang terlatih sekalipun.

Keberadaannya di medan bencana membantu mempercepat pertolongan kepada para korban dan memberi harapan bagi keluarga yang menanti kabar.

Pengabdian Reno pun kini dikenang sebagai salah satu jejak pahlawan yang memilih berada di garis depan untuk menolong sesama.

Baca Juga: Bukan Hanya Hujan, Kerusakan Alam Diduga Perparah Banjir Bandang di Aceh–Sumatera, Begini Penjelasan Pakar UGM

Meski telah tiada, jasa dan pengorbanan Reno akan selalu hidup dalam catatan panjang misi kemanusiaan yang pernah ia jalani.

Ia pergi sebagai pahlawan, meninggalkan teladan tentang kesetiaan, keberanian, dan sikap pantang menyerah.***