POJOKSATU.ID - Kisah haru datang dari wilayah terdampak banjir bandang yang memporak-porandakan pemukiman warga.
Seorang pria bernama Erik Andesa menjadi sorotan publik setelah berjuang mencari anggota keluarganya yang hilang.
Dengan menggunakan uang pribadi, Erik menyewa alat berat demi mempercepat pencarian, berharap bisa menemukan ibunya serta empat anggota keluarga lain yang dinyatakan hilang.
Baca Juga: Cara Cek Kuota Alokasi BPNT Bulog untuk Kelurahan di Bandung, Penerima Wajib Tahu!
Saat pertama kali tiba di lokasi, Erik disambut pemandangan memilukan.
Kawasan yang sebelumnya berdiri rumah ibunya kini berubah menjadi hamparan lumpur tebal, puing-puing yang berserakan, dan material besar yang dibawa arus.
Rumah yang selama ini menjadi tempat keluarganya berkumpul sudah tak lagi tampak bentuknya.
Baca Juga: Pencairan Kartu Keluarga Sejahtera Baru peralihan Pos Desember 2025, Ini yang Perlu Anda Tahu
Yang terlihat hanya jejak kehancuran akibat ganasnya banjir bandang yang menerjang dalam hitungan menit.
Erik bercerita bahwa pencarian itu bukan hal yang mudah.
Ia harus menunggu alat berat tiba, kemudian bersama operator menggali satu titik ke titik lain di antara sisa-sisa material.
Pada saat itu, harapan dan kecemasan bercampur menjadi satu.
Di satu sisi ia berharap keluarganya ditemukan selamat, namun di sisi lain ia sadar betapa besar dampak bencana yang melanda daerah tersebut.
Upaya Erik membuahkan hasil pahit. Setelah beberapa waktu menunggu kabar, ia diberitahu bahwa sosok ibunya ditemukan di dalam rumah yang telah hancur total.
Saat dievakuasi, sang ibu masih mengenakan mukena, menandakan bahwa musibah itu terjadi ketika beliau sedang menunaikan ibadah salat.
Baca Juga: Proyek Jalur KA DJKA Jadi Sorotan Dua Saksi Baru Diperiksa, 18 Tersangka Sudah Ditetapkan
Temuan ini semakin menambah kesedihan keluarga, dan menjadi potret memilukan dari dahsyatnya bencana alam yang tak memberi kesempatan bagi warga untuk menyelamatkan diri.
Bagi Erik, kehilangan orang tua dalam situasi seperti ini menjadi pukulan berat.
Namun ia tetap mencoba tegar untuk melanjutkan pencarian empat anggota keluarga lainnya yang masih belum ditemukan.
Baginya, memberikan kepastian bagi keluarga jauh lebih penting daripada meratapi kesedihan yang tengah ia alami.
Baca Juga: Nama Tidak Muncul di Data Bank Penyalur? Ini Cara Ajukan Sanggahan Resmi bagi KPM Bansos
Kisah Erik dengan cepat menyebar di media sosial dan menjadi sorotan banyak pihak.
Banyak warganet memberikan dukungan moral, mendoakan kekuatan bagi Erik dan keluarganya, serta berharap agar tim penyelamat dapat segera menemukan semua korban hilang.
Situasi di wilayah terdampak banjir bandang memang sangat memprihatinkan.
Banyak warga masih kehilangan keluarga, rumah, dan seluruh harta benda. Akses yang sulit, medan berat, serta volume material yang besar menjadi hambatan utama dalam proses evakuasi dan pencarian.
Tragedi yang dialami Erik menjadi gambaran nyata betapa besar beban emosional yang harus ditanggung para korban.
Selain kehilangan anggota keluarga, mereka masih harus menghadapi proses pemulihan yang panjang di tengah keterbatasan fasilitas dan dukungan.
Pemerintah daerah bersama tim SAR dan relawan masih bekerja keras menyisir lokasi terdampak. Upaya pencarian terus dilakukan meski medan semakin menantang.
Di tengah suasana berkabung, masyarakat berharap agar semua korban dapat ditemukan dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan menghadapi cobaan besar ini.***




