POJOKSATU.id, JAKARTA-- Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan beberapa anggota Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (26/11/2025).

Presiden membahas bencana alam yang terjadi di Sumbar, Sumut dan Aceh, akibat curah hujan sangat tinggi di tiga daerah ini.

Presiden juga memerintahkan agar dilakukan modifikasi cuaca untuk mengurangi curah hujan.

Hal ini disampaikan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melalui akun Instagram pribadinya, Kamis (26/11/2025).

Baca Juga: Hingga Kamis Sore, Korban Meninggal Banjir Bandang dan Longsor Tapsel Sumut Tembus 23 Orang

Teddy mengatakan Presiden memberikan instruksi agar seluruh sektor terus bergerak cepat dalam mengevakuasi korban terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Serta memastikan bantuan terus-menerus dikirimkan ke lokasi-lokasi terdalam.

“Presiden telah memerintahkan Panglima TNI, Kapolri, Kepala BNPB, Kepala Basarnas, Kemen PU, dan Kemensos serta tim medis dan kesehatan TNI-Polri dan Kemenkes untuk terus dikerahkan dalam penanganan bencana tersebut," ujar Teddy.

Teddy mengatakan Prabowo bahkan langsung menghubungi Kepala BNPB dan Kepala Basarnas untuk segera menuju lokasi guna melakukan evakuasi saat malam terjadinya bencana di Tapanuli.

Baca Juga: Update Terbaru Jumlah Korban Banjir Bandang Tapsel, 15 Orang Meninggal di Tiga Kecamatan

"Selanjutnya menggunakan teknologi modifikasi cuaca untuk mengurangi curah hujan," katanya.

Prabowo juga telah menugaskan Menko PMK Pratikno sebagai koordinator penanganan bencana.

Prabowo meminta Pratikno terus memantau penanganan dan jalannya evakuasi korban terdampak.

"Menko PMK, Pratikno, selaku koordinator, ditugaskan Bapak Presiden untuk terus memantau dan mengoordinasikan jalannya evakuasi serta penanganan para korban terdampak," kata Teddy lagi.***