POJOKSATU.ID- Polsek Pesanggerahan dan Polres Metro Jakarta Selatan melibatkan anjing pelacak untuk menyisir dan mencari kerangka rahang  Alvaro Kiano Nugroho (6)di Jembatan Cilalay, Tenjo, Kabupaten Bogor.

"Penyisiran melibatkan anjing pelacak," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly kepada wartawan di Jakarta, Rabu 26/11.

Dia mengatakan penyisiran itu dilakukan untuk mencari bagian kerangka korban penculikan dan pembunuhan tersebut.

"Mencari tulang rahang diduga milik korban," ujar Nicolas dikutip antara.

Baca Juga: Pemkab Bulungan Komitmen, TPP Tidak Dipangkas, Anggaran Fokus ke Pelayanan Publik 2026, Begini Penjelasannya

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penyisiran dimulai sekira pukul 11.00 WIB.

Sebelumnya, jasad Alvaro diketahui dibuang ke Sungai Cerewed yang berada di bawah jembatan tersebut, setelah bocah laki-laki itu dikabarkan hilang selama delapan bulan.

Pelaku penculikan dan pembunuhan Alvaro merupakan ayah tirinya sekaligus mantan suami Arum, Alex Iskandar (49).

Kepolisian menyatakan Alex ditemukan tewas diduga akibat bunuh diri di ruang konseling Polres Metro Jakarta Selatan, Minggu (23/11) pagi.

Menurut keterangan polisi, Alex ditemukan gantung diri tidak lama setelah ia ditangkap dan ditahan oleh kepolisian.

Baca Juga: Tahap Wawancara PPG Bikin Banyak Peserta Gugur, Ini Isi Pertanyaan yang Sering Muncul

Polisi menemukan Alvaro yang hilang sejak Maret 2025 di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, itu dalam kondisi meninggal dunia dan menangkap Alex pada Rabu (19/11) malam.

Polisi juga mengungkap motif pembunuhan Alvaro, yakni karena ayah tirinya itu cemburu dengan sang istri.***