POJOKSATU.id, JAKARTA— Ibu pelaku ledakan bom di SMAN 72 Kelapa Gading Jakarta Utara akan diperiksa polisi, namun keberadaan ibu pelaku masih di luar negeri.

Ayah dan kakak pelaku diperiksa lebih dulu oleh penyidik Polda Metro Jaya. Hasil pemeriksaan, keluarga mengaku kaget karena anak mereka bisa membuat bom.

Diketahui, ayah dan ibu pelaku sudah lama bercerai atau sejak dua tahun lalu berdasarkan keterangan sepupu pelaku Fadel Nazriel (18).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, Jumat (21/11) mengatakan, pihaknya merencanakan memeriksa ibu pelaku, namun waktunya belum bisa dipastikan.

Baca Juga: Viral Foto Nenek-nenek Bawa Sendal Jepit Saat Insiden Pesawat Jatuh di Karawang

Pemeriksaan dilakukan dengan berkoordinasi dengan agen Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang merekrut ibu pelaku.

Adapun ayah dan kakak pelaku yang selama ini tinggal bersama pelaku di Jalan Mahoni, Sukapura, Cilincing, sudah diperiksa terlebih dahulu.

Dari keterangan Kabid Humas Polda Metro, ayah pelaku yang merupakan pegawai usaha kuliner ini mengaku kaget saat mengetahui anaknya bisa membuat bom rakitan.

“Ya, keluarga kaget, enggak menyangka bisa sampai begitu,” ungkap Budi.

Baca Juga: Geger! Indonesia Dipilih FIFA Jadi Tuan Rumah Ajang Dunia, FIFA Series 2026 Siap Meledak

Bahan pembuatan bom ini dikirim ke rumah pelaku di Jalan Mahoni via belanja online. Dan ayah pelaku sendiri yang menerimanya.

Pelaku membuat modus bahwa bahan itu merupakan bahan untuk ekstrakurikuler sekolah.

“Ke keluarga dia bilang itu untuk ekstrakurikuler. Makanya disimpan sama pihak keluarga. Jadi tidak ada kecurigaan lah dari keluarga juga,” ujar Kombes Bhudi.


Ortu Pelaku Cerai


Ayah dan ibu Fadel Nazril sudah bercerai sekitar dua tahun lalu. Pelaku merupakan anak kedua dari tiga bersaudara.

Usai ayah dan ibunya bercerai, pelaku tinggal bersama ayah dan kakaknya di mess tempat para pegawai usaha kuliner rumahan di Jalan Mahoni 1, Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara.

Sepupu Fadel menceritakan bahwa ayah dan ibu Fadel telah bercerai sekitar dua tahun lalu.

Usai bercerai, ibu Fadel menjadi TKW (Tenaga Kerja Wanita) di Taiwan. Sementara ayahnya menjadi pegawai bagian masak di usaha makanan siap saji atau usaha kuliner di Cilincing Jakarta Utara.***