POJOKSATU.ID Peristiwa tragis mengguncang warga Graha Indah, Balikpapan Utara, pada Senin (17/10/2025) petang.
Enam anak ditemukan tewas tenggelam di sebuah kubangan kawasan Grand City, Kelurahan Graha Indah.
Musibah ini memicu kepanikan warga dan menyisakan duka mendalam, sebab seluruh korban masih berusia anak-anak.
Baca Juga: Selama Ini Siapa yang Habiskan Pertalite? Jawabannya Ada di 394 Ribu Nopol Ngaku Miskin
Kejadian berawal sekitar pukul 18.00 Wita. Dua warga bernama Salman dan Ryadi tengah bermain layang-layang tidak jauh dari lokasi ketika mereka mendengar teriakan dari arah waduk.
Penasaran, keduanya segera mendatangi sumber suara dan terkejut melihat enam pasang baju anak-anak tergeletak di pinggir kubangan.
Tidak melihat keberadaan pemiliknya, keduanya langsung meminta bantuan warga lain.
Baca Juga: Jadwal Lengkap dan Cara Cek Pengumuman Magang Nasional 2025 Batch 2, Peserta Wajib Pantau Akun
Sejumlah warga kemudian masuk ke dalam waduk untuk melakukan pencarian. Dua anak, Kila dan Pais, berhasil ditemukan lebih dulu.
Mereka segera dibawa ke RSUD terdekat oleh keluarga, namun nyawa keduanya tidak dapat diselamatkan. Sementara itu, empat korban lainnya masih dalam pencarian intensif.
Kapolsek Balikpapan Utara, AKP Agus Fitriadi, menyampaikan bahwa pihaknya bersama relawan, BPBD, dan tim SAR gabungan bergerak cepat menuju lokasi setelah menerima laporan.
Baca Juga: Harga Beras Global Turun Drastis dari USD 640 ke USD 400, Ini Faktor Pemicu dari Indonesia
“Benar, ada enam anak yang tenggelam. Warga juga menemukan pakaian yang dilepas dan ditaruh di pinggir kubangan,” ujarnya.
Pencarian berlangsung lebih dari dua jam. Tim gabungan menyelam ke sejumlah titik, menyisir area kubangan dengan lampu sorot dan peralatan keselamatan.
Pada pukul 20.03 Wita, seluruh korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Satu per satu jasad dievakuasi menggunakan tandu menuju ambulans.
Baca Juga: BNPT Ungkap Pola Rekrutmen Teroris Sasar Anak Lewat Game & Medsos, Bikin Mengkhawatirkan Orang Tua
Identitas keenam korban kemudian diketahui sebagai berikut:
Alfa Katiana Hadi (12)
Ica Mawang (11)
Arafa Lirman Azka (8)
Anaya Zaira Adalah (5)
Muhammad Rifai Alamsyah (9)
Kartika Ardayanti (9)
Seluruh korban merupakan warga Graha Indah, sebagian dari RT 68 dan RT 37. Dua di antara korban bahkan merupakan kakak beradik, semakin memperdalam kesedihan keluarga dan tetangga.
Baca Juga: Ditunggu Ribuan ASN! MenPANRB Klarifikasi Soal Isu Perubahan Status PPPK ke PNS, Ini Penjelasannya
Jasad para korban langsung dibawa ke RSUD Dr Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan untuk penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, masyarakat sekitar tumpah ruah di lokasi kejadian, terlihat shock dan tidak percaya bahwa anak-anak yang sebelumnya bermain bersama justru ditemukan dalam kondisi tragis.
AKP Agus Fitriadi menegaskan bahwa pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab tenggelamnya para korban.
Pemeriksaan saksi-saksi dan penelusuran kondisi keamanan kubangan turut dilakukan untuk mengetahui apakah ada unsur kelalaian atau kondisi lingkungan berbahaya.
“Masih kami dalami lebih lanjut. Fokus kami saat ini memastikan penanganan korban berjalan dengan baik,” katanya.
Baca Juga: Belasan Dokumen Bermasalah, BKPSDM Jelaskan Dampaknya terhadap Jam Kerja dan Gaji PPPK Paruh Waktu
Tragedi ini menjadi pengingat penting bagi orang tua dan masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap area berbahaya, terutama lokasi yang tidak memiliki pengamanan memadai.
Warga Graha Indah berharap kejadian serupa tidak kembali terulang dan meminta pihak terkait memastikan area rawan segera diberi pembatas atau tanda bahaya.***




