POJOKSATU.ID Penemuan jasad bayi laki-laki di kebun pekarangan rumah warga di kawasan Puncak, Megamendung, Kabupaten Bogor, memicu penyelidikan mendalam aparat kepolisian.

Bayi yang diperkirakan baru dilahirkan itu ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa pada Sabtu (15/11) sekitar pukul 09.00 WIB, hingga mengundang perhatian warga setempat.

Kapolsek Megamendung AKP Yulita melalui Kanit Reskrim Ipda Buana membenarkan temuan tersebut.

Baca Juga: Mengapa Validasi TPG Peralihan Non ASN ke ASN Berlarut? Ini Dugaan Penyebab yang Membuat Guru Geram

Ia menyebut bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki dan diperkirakan masih berusia 0 bulan.

Kondisinya mengindikasikan bahwa proses kelahirannya terjadi tidak lama sebelum tubuhnya ditemukan.

Menurut keterangan yang dihimpun, laporan penemuan pertama kali disampaikan warga sekitar kepada Bhabinkamtibmas.

Mendapatkan laporan itu, Unit Reskrim Polsek Megamendung langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara sekaligus memasang garis polisi.

Baca Juga: Waspada! Empat Komponen Dapodik Ini Bisa Gagalkan SKTP 2026 Jika Tak Dicek dari Sekarang

RT, RW, dan kepala desa turut dihadirkan untuk memastikan proses evakuasi berjalan lancar.

Jasad bayi kemudian dibawa ke RSUD Ciawi untuk pemeriksaan lanjutan.

Di balik temuan tersebut, fokus utama polisi kini mengarah pada upaya mengungkap identitas orangtua ataupun pihak yang membuang bayi itu.

Baca Juga: Begini Skema Distribusi Bahan Bakar Nabati BobiBos di Jabar, Dari Ojek Lembur Pakuan hingga Alat Berat Pemprov

Kasus telah dilimpahkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Bogor mengingat penanganannya memerlukan asistensi khusus, terutama terkait dugaan unsur tindak pidana yang melibatkan perempuan atau keluarga terdekat.

Unit PPA kemudian melakukan langkah awal berupa pemeriksaan saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian.

Para tetangga, warga yang pertama melihat jasad bayi, serta pihak yang diduga mengetahui aktivitas mencurigakan di sekitar kebun, telah dimintai keterangan.

Baca Juga: Polwan Polres Karawang Amankan CFD Lewat Patroli Sepeda

Polisi juga menelusuri rekam jejak perempuan di lingkungan tersebut yang kemungkinan menunjukkan tanda-tanda baru melahirkan.

Selain itu, penyidik tengah menggali dugaan apakah bayi dibuang di lokasi atau dibawa dari tempat lain sebelum akhirnya diletakkan di kebun itu.

Pola penemuan, posisi tubuh, serta kondisi fisik jasad menjadi indikator awal yang kini tengah dianalisis.

Baca Juga: Bongkar Mafia Peradilan! Ketua Komisi Reformasi Polri Ungkap Bobroknya Rantai Penegakan Hukum

Meski proses penyelidikan masih berlangsung, polisi memastikan setiap temuan akan diuji secara medis dan forensik untuk mempersempit dugaan pelaku.

Investigasi juga berpotensi melebar ke kemungkinan adanya kasus kekerasan dalam rumah tangga, kehamilan yang tidak diinginkan, hingga praktik aborsi ilegal.

Hingga kini, polisi belum memberikan detail hasil pemeriksaan medis dari RSUD Ciawi.

Namun penyidik menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini menjadi prioritas karena menyangkut nyawa bayi yang baru dilahirkan.

Baca Juga: Hoaks Gaji 14x Per Tahun Guru PPPK Karawang! Ini Bukti dan Penjelasan Resminya

Kasus pembuangan bayi bukan kali pertama terjadi di wilayah Bogor.

Namun temuan di kebun pekarangan seperti ini menjadi perhatian tersendiri, mengingat lokasinya berada di dekat permukiman padat.

Warga berharap pelaku segera ditemukan dan diproses sesuai hukum.***