POJOKSATU.id, JAKARTA---Pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden kedua RI Soeharto ternyata ditanggapi positif pengguna media sosial Facebook, Instagram, You Tube dan Tiktok.

Dari hasil pemantauan drone emprit, platform digital dan media online memperlihatkan kecenderungan positif terhadap penobatan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional.

"Dari hasil pemantauan, hampir semua platform digital dan media online memperlihatkan kecenderungan positif terhadap wacana ini, kecuali X," kata Pendiri Drone Emprit, Ismail Fahmi, Senin (10/11/2025).

Medsos Tiktok dengan pengguna 108 juta orang menjadi ruang terdepan dalam percakapan positif yang mencapai 87 persen dan sentimen negatifnya hanya 12 persen.

Baca Juga: LOLOS Seleksi PPG Prajabatan 2025, Ini Materi dan Jenis Ujian di TES SUBSTANSI Hingga Tahap PENETAPAN AKHIR

Sementara Facebook dengan 174 juta pengguna di Indonesia, sebanyak 80 persen percakapan memiliki sentimen positif atas pemberian gelar Pahlawan ke Soeharto ini, dan 20 persen bernada negatif.

Nilai sentimen positifnya dengan menonjolkan Soeharto sebagai tokoh sentral sejarah modern Indonesia, pemimpin yang berhasil menjaga stabilitas ekonomi dan swasembada pangan.

Kemudian di platform Instagram dengan pengguna 103 juta terdapat 56 persen percakapan positif, dan 29 persen memiliki sentimen negatif.

Pengguna Instagram menilai, mereka mengakui kontribusi Soeharto, namun tetap menuntut nilai moral dan keadilan sejarah.

Sementara itu, di platform Youtube terpantau 62 persen memiliki sentimen positif, dan 35 persen sentimen negatif.

Sebagian besar isu menampilkan tentang stabilitas ekonomi dan penurunan inflasi pada aplikasi dengan 143 juta pengguna ini.

Berbeda dengan platform digital lainnya, X justru didominasi sentimen negatif 63 persen, dan 27 persen bernada positif.

Narasi yang muncul menyoroti korupsi sistemik, pelanggaran HAM, dan represi kebebasan di era Orde Baru.

Dalam perbincangan tentang Soeharto bukan sekadar nostalgia, tetapi juga evaluasi terhadap warisan kekuasaan," pungkasnya.***