POJOKSATU.id, JAKARTA—Penyidik Polda Metro Jaya tidak hanya menyelidiki media sosial (medsos) milik Fadel Nazriel pelaku ledakan bom di SMAN 72 Kelapa Gading Jakarta Utara.

Polisi juga menyelidiki media sosial milik keluarga pelaku Fadel Nazriel. Namun belum jelas keluarga yang mana, sebab beredar info kalau ayah dan ibu pelaku sudah bercerai. Ibunya bekerja di luar negeri.

Sementara Fadel disebut tinggal bersama ayahnya di rumah majikan ayahnya di Jalan Mahoni 1, Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara.

Ayah Fadel bekerja sebagai pegawai rumah makan atau usaha kuliner punya majikan ayahnya tersebut.

Baca Juga: Pelaku Ledakan Bom SMAN 72 Terekam CCTV Diantar Ayahnya Bawa 2 Tas Ransel Besar ke Sekolah

Info mengenai pemeriksaan medsos milik keluarga pelaku ini disampaikan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat diwawancarai wartawan, Sabtu (8/11).

"Kita melakukan pemeriksaan terhadap media sosial, dengan keluarga, untuk mengumpulkan semuanya," kata Jenderal Sigit.

Jenderal Sigit mengatakan sejumlah bukti pendukung juga telah ditemukan. Selain itu, bukti serbuk serta catatan-catatan lainnya pun turut dikumpulkan dari rumah pelaku.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan terduga pelaku menjalani perawatan. Terduga pelaku disebut juga menjalani operasi di bagian kepala.

Baca Juga: Banyak Kesamaan Barang Bukti TKP SMAN 72 Jakarta dengan Rumah Pelaku FN di Cilincing

"Luka pasti di bagian kepala dan ada luka goresan. Iya menjalani operasi, pada bagian kepala ya," kata Budi kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (8/11/2025).

Tiktok Pelaku Fadel

Dari keterangan para pengguna Tiktok, pelaku Fadel disebut memiliki akun Tiktok bernama @doomedhases. Namun akun ini disebut sudah di banned atau dinonaktifkan oleh Tiktok.

Dari keterangan pengguna Tiktok, akun ini kebanyakan berisi game berisi peperangan.

Salah satu akun @DARAHTINGGI, sempat merekam akun milik Fadel Nazriel yang ternyata semuanya berisi game perang.

Menurut akun DARAHTINGGI, Fadel suka memposting ulang hal yang berbau ketakutan kepada Islam.

“Akun pelaku ledakan masjid SMAN 72 Jakarta. Suka me repost hal-hal yang berbau Islamphob** dan ekstreme sayap kanan,” jelas narasi akun @DARAHTINGGI.***