POJOKSATU.ID - Pada Jumat 7 November 2025 di Istana Merdeka, Jakarta, Prabowo Subianto.
Menerima secara resmi surat kepercayaan dari dua belas duta besar (Luar Biasa dan Berkuasa Penuh/LBBP) negara sahabat.
Prosesi ini menjadi tonggak penting karena menandai dimulainya masa tugas diplomatik mereka di Indonesia.
Sekaligus sinyal bahwa Indonesia sebagai mitra global semakin diperhitungkan.
Baca Juga: Honda Daya Jayadi Racing Team Siap Gaspol di Kejurda Road Race IMI Jabar Seri 2 Bukit Peusar
Acara dibuka dengan penyambutan resmi, pasukan jajar kehormatan berdiri rapi.
Lagu kebangsaan masing-masing negara diperdengarkan, lalu para dubes memasuki Ruang Kredensial.
Presiden Prabowo yang didampingi oleh Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyambut para tamu diplomatik dalam suasana formal namun penuh optimisme.
Baca Juga: Pejabat BKN Ungkap Pesan Penting saat Pelantikan PPPK Paruh Waktu, Ini Maknanya
Salah satu dubes yang hadir, Sharon Ann Lennon dari Irlandia, menyampaikan bahwa Indonesia dan Irlandia memiliki kesamaan budaya dan sejarah kemerdekaan yang kuat.
“Saya sangat ingin memperdalam kolaborasi budaya antara seniman Indonesia dan Irlandia,” ujarnya dikutip Republika, Sabtu 8 November 2025.
Sementara dubes Jerman, Ralf Beste, menyebut bahwa memahami kebudayaan Indonesia adalah kunci memperkuat kemitraan bilateral.
Menurut rilis resmi dari Sekretariat Kabinet, para dubes datang dari 12 negara, antara lain:
Polandia, Kuwait, Kepulauan Solomon, Pakistan, Irlandia, Georgia, Spanyol, Yaman, Meksiko, Jerman, Luksemburg, dan Turkmenistan.
Dalam sambutannya, Dubes Polandia, menekankan bahwa kedua negara berbagi nilai kemerdekaan, dan kerja sama akan diarahkan ke pertanian, teknologi hijau, dan pertahanan.
Pemerintah menyebut bahwa momen ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari babak diplomasi yang lebih intens di tengah tantangan global.
Seperti perubahan iklim, keamanan kawasan, dan kedaulatan ekonomi.
Baca Juga: Tetap Tenang di Tengah Drama? Berikut Cara Buat Kamu Manjaga Energi Emosional di Tengah Media Sosial
“Indonesia merupakan pemain penting dalam percaturan dunia, terutama di G20, OKI, ASEAN,” ujar Dubes Kuwait Khalid Jassim Alyassin.
Bagi Indonesia, penerimaan surat kepercayaan ini juga menjadi indikator kepercayaan dunia.
Terhadap stabilitas politik, kapasitas diplomatik, dan arah kebijakan luar negeri yang makin diandalkan.
Di sisi lain, para dubes baru membawa mandat untuk mempererat hubungan bilateral dalam berbagai bidang seperti ekonomi, perdagangan, pendidikan, budaya, hingga keamanan.
Baca Juga: RS Islam Jakarta Cempaka Putih Buka Lowongan Supervisor dan Manajer, Cek Syarat Lengkapnya!
Dengan 12 perwakilan diplomatik yang baru aktif di Indonesia, kesempatan kerjasama terbuka lebar.
Investasi asing, teknologi hijau, pariwisata diplomatik, serta penguatan hubungan antar masyarakat menjadi agenda yang diantisipasi.
Di satu sisi, Indonesia juga menunjukkan kepada dunia bahwa dirinya siap.
Baik secara simbolis maupun praktik, untuk mengambil peran lebih besar dalam tatanan global.***




