POJOKSATU.ID - Dalam podcast Terus Terang di YouTube, Mahfud MD menegaskan bahwa Menteri Keuangan Purbaya.

Kini berada dalam posisi yang kuat dalam perang melawan korupsi.

Bukan hanya karena semangatnya, tapi karena “dibackup penuh” oleh Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga: Antrean Sertifikasi Panjang, Kemenag Kejar Target Ratusan Ribu Guru, Simak Alur Terbaru PPG Daljab 2025!

Menurut Mahfud, kondisi ini berbeda jauh dengan situasi pada masa sebelumnya, ketika dukungan terhadap penegakan hukum kerap terhambat oleh faktor politik dan tekanan di DPR.

“Saya kira begini, DPR sekarang ini sudah di bawah kendali Pak Prabowo.

"Nah, sementara saya lihat Pak Purbaya ini juga di-back up oleh Presiden, sehingga tinggal dia berani apa nggak. Backup-nya sudah ada dari Presiden kok,”

Baca Juga: Waktunya Sudah Lewat! Kemnaker Jangan Cek BSU Lagi, Cukup Tinjau Syarat Mutlak Ini Jika Mau Dapat Bantuan Pemerintah Berikutnya

kata Mahfud dalam tayangan yang tayang di kanal YouTube.

Mahfud menilai dukungan politik yang solid dari Presiden merupakan modal penting bagi menteri yang ingin bersih-bersih birokrasi.

“Presiden katanya sudah sungguh-sungguh agar Purbaya ini betul-betul melakukan tindakan untuk membersihkan korupsi di Kementerian Keuangan,” tegasnya.

Baca Juga: Antrean Sertifikasi Panjang, Kemenag Kejar Target Ratusan Ribu Guru, Simak Alur Terbaru PPG Daljab 2025!

Berbeda dengan Era Sebelumnya

Mahfud tidak menutup-nutupi bahwa pada masa pemerintah sebelumnya, ia kerap menghadapi kesulitan meski menjabat sebagai Menko Polhukam.

Ia menggambarkan situasi politik yang lebih “liar”, dengan banyak kekuatan yang menekan dari berbagai arah.

“Zaman dulu, saya nggak dibackup presiden di DPR-nya. Di DPR saya menghadapi sendiri. Saya dibackup juga, tapi ke sampingnya kan nggak,” ujarnya.

Baca Juga: Waktunya Sudah Lewat! Kemnaker Jangan Cek BSU Lagi, Cukup Tinjau Syarat Mutlak Ini Jika Mau Dapat Bantuan Pemerintah Berikutnya

Ia mengaku sering berhadapan dengan kelompok-kelompok politik dan kepentingan oligarki yang mencoba menekan aparat hukum.

Namun, menurut Mahfud, kondisi itu kini mulai berubah di bawah pemerintahan baru.

“Kalau Pak Prabowo ini nampaknya dibackup total di DPR-nya dia kuasai."

Baca Juga: Ramai Daerah Kurangi Tambahan Penghasilan ASN, Ini Penyebab dan Dampaknya

"Kemudian nih Pak Purbayanya dibackup juga oleh Presiden. Kalau nggak dibackup presiden juga nggak bisa membongkar kasus-kasus besar."

"Bisa dipotong di tengah jalan,” tambah Mahfud.

 

Pesan untuk Purbaya Jangan Takut Dikoroyok

Baca Juga: Rangkaian Kemeriahan 'Semarak Akhir Tahun' Persembahan Artotel Wanderlust Hadir Di Artotel Living World Kota Wisata Cibubur

Mahfud memberi pesan agar Purbaya tetap berani dan tidak gentar menghadapi perlawanan dari pihak-pihak yang merasa terganggu.

Ia menyebut bahwa pembersihan korupsi di kementerian strategis seperti Keuangan selalu menimbulkan gejolak, apalagi menyentuh aparat pajak dan bea cukai.

“Kalau orang seperti Pak Purbaya tidak dihalang-halangi oleh kekuatan lain, kalau cuma sesama menteri bisa."

"Tapi kalau dikroyok ramai-ramai di kabinet atau orang yang lebih tinggi lagi, itu susah,” kata Mahfud

Namun kali ini, lanjut Mahfud, Purbaya tidak perlu takut karena presiden sendiri telah memberi restu penuh.

Ia menilai sinyal politik dari Prabowo sudah sangat jelas siapa pun yang bermain kotor dalam urusan keuangan negara akan “disikat”.

Baca Juga: Rangkaian Kemeriahan 'Semarak Akhir Tahun' Persembahan Artotel Wanderlust Hadir Di Artotel Living World Kota Wisata Cibubur

Pernyataan Mahfud MD memberi sinyal positif bagi arah pemerintahan Prabowo di tahun pertama.

Dengan dukungan politik yang kuat, terutama terhadap menteri-menteri berani seperti Purbaya, publik berharap langkah-langkah pemberantasan korupsi tidak berhenti di tengah jalan. 

Namun, Mahfud juga mengingatkan agar kejaksaan dan aparat hukum lainnya tak tergoda oleh kekuasaan.

Baca Juga: Kode 13 di Info GTK TPG Triwulan 4, Masalah Rekening yang Bikin Guru Galau, Begini Arti dan Solusinya

“Jangan main-main jual perkara juga,” ujarnya mengingatkan

Bagi Mahfud, reformasi hukum hanya bisa berhasil jika keberanian politik berjalan seiring dengan integritas hukum. Dan untuk saat ini, kata Mahfud, “anginnya lagi bagus.”***