POJOKSATU.id — Kreativitas anak muda adalah pondasi penting dalam membangun generasi masa depan yang inovatif dan tangguh.
Pembinaan sejak dini menjadi kunci, dan salah satu contoh keberhasilan itu tampak pada Tim Drumband SD Immanuel Batu.
Tim ini tak hanya menyapu bersih 14 kategori juara dalam Lomba Drumband Se-Jawa Timur yang digelar Politeknik Angkatan Darat (Poltekad) pada Minggu (19/10/2025), tetapi juga menunjukkan bagaimana ruang berekspresi dapat melahirkan generasi muda yang kreatif, disiplin, dan percaya diri.
Baca Juga: Anggota Satpol PP Aceh Singkil Disebut Tinggalkan Istri dan 2 Anak 3 Hari Jelang Terima SK PPPK
Kepala Sekolah SD Immanuel Batu, Rina Setyowati, menyebutkan bahwa drumband bukan sekadar ajang lomba musik dan gerak, tetapi wadah untuk melatih daya cipta dan semangat berinovasi anak-anak.
“Mereka belajar mengekspresikan diri melalui irama dan formasi. Setiap ketukan drum, setiap langkah mereka adalah bentuk kreativitas yang tumbuh lewat latihan dan kerja sama,” ujarnya.
Melalui proses panjang, anak-anak ini belajar bahwa kreativitas bukan hanya soal bakat, tetapi juga hasil dari ketekunan dan kedisiplinan.
Pelatih Mohammad Aris Budianto menambahkan, kegiatan drumband mengasah kemampuan berpikir kreatif sekaligus melatih koordinasi motorik dan emosional.
Baca Juga: Pesantren, Feodalisme, dan Framing Media: Ketika Tradisi Suci Disalahpahami
“Anak-anak kami latih untuk berani mencoba hal baru, menampilkan gaya yang berbeda, tapi tetap solid dalam tim. Dari situ mereka belajar arti inovasi,” ungkapnya.
Kreativitas yang tumbuh sejak dini ini menjadi bekal penting bagi generasi muda menghadapi tantangan masa depan.
Kegiatan ekstrakurikuler seperti drumband memberi ruang bagi anak untuk berpikir bebas, namun tetap dalam bingkai tanggung jawab dan kebersamaan.
Penanggung jawab tim, Tirza Ayunita, menegaskan bahwa dukungan orang tua dan lingkungan sekolah berperan besar dalam memupuk semangat anak untuk berkarya.
“Setiap anak punya potensi kreatif. Tugas kami adalah membantu mereka menemukan caranya sendiri untuk bersinar,” tuturnya.
Keberhasilan SD Immanuel Batu menunjukkan bahwa pendidikan bukan hanya tentang akademik, tetapi juga tentang menumbuhkan imajinasi dan keberanian berkreasi.
Di tengah era serbadigital, pembinaan seperti ini menjadi pondasi penting agar generasi muda tetap memiliki nilai, karakter, dan jiwa inovatif.
Dengan kreativitas yang ditempa sejak dini, anak-anak SD Immanuel Batu bukan hanya tampil sebagai juara lomba, tapi juga calon pemimpin masa depan yang mampu menciptakan perubahan positif lewat karya dan semangatnya.***




