POJOKSATU.id - Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri, membawa kabar gembira bagi masyarakat Papua.

Dalam semangat Kabinet Papua Cerah yang menempatkan rakyat sebagai pusat kebijakan, ia membuka ruang pertemuan langsung antara pemerintah dan masyarakat.

Langkah ini merupakan wujud nyata dari komitmen membangun pemerintahan yang terbuka, mendengar, dan tanggap terhadap suara rakyat.

Pemerintah Provinsi Papua ingin memastikan setiap aspirasi, kritik, dan harapan masyarakat menjadi bagian dari arah pembangunan yang adil dan berkelanjutan.

“Pemerintah yang baik adalah pemerintah yang mau mendengar rakyatnya. Kita ingin agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton pembangunan, tetapi menjadi mitra aktif dalam mewujudkan Papua yang cerah, damai, dan sejahtera,” ujar Gubernur Mathius Fakhiri melalui Juru Bicara M. Rifai Darus.

Waktu dan mekanisme pelaksanaan pertemuan langsung antara Gubernur dan masyarakat akan diumumkan secara resmi oleh Pemerintah Provinsi Papua dalam waktu dekat.

Inisiatif ini diharapkan menjadi jembatan yang memperkuat hubungan antara pemerintah dan rakyat — membangun kepercayaan, menghidupkan partisipasi, serta memastikan pembangunan Papua benar-benar berakar dari suara rakyatnya sendiri.

Langkah tersebut menegaskan bahwa visi Papua Cerah bukan sekadar slogan, melainkan gerakan nyata dari hati yang mau mendengar dan melayani demi mewujudkan Tanah Papua yang damai, sejahtera, dan penuh kasih.