POJOKSATU.id, JAKARTA—Pengamat politik sekaligus pendiri survei Kedai Kopi Hendri Satrio (Hensat) membela kepala sekolah (kepsek) yang menggampar muridnya gara-gara merokok di sekolah.

Menurut Hendri Satrio, perbuatan kepsek SMAN 1 Cimarga Lebak Banten, Dini Fitria ini sudah benar menampar siswa yang merokok di sekolah.

Postingan Hensat ini juga banyak dikomentari netizen yang mendukung pernyataan pengamat politik ini.

“Ngerokok di sekolah, trus digampar sama kepala sekolahnya, udah bener itu kepala sekolahnya,”ujar Hensat melalui akun X miliknya seperti dilihat Rabu (15/10).

Baca Juga: Instruksi Nonaktifkan Kepsek SMAN 1 Cimarga, Wagub Banten Dikecam Warganet

Kasus kepala sekolah yang menggampar murid perokok ini juga menjadi trending topik di laman X.

Penonaktifan Kepsek SMAN 1 Cimarga oleh Gubernur Banten ini menuai simpati dari pengguna X.

“Ayo guru se-Banten kami dukung kalian mogok ngajar. Suruh ibu siswa perokok ini ngajar di sekolah,” kata akun Umar Syadat Hasibuan yang juga politisi PKB ini.

Penonaktifan ini disebutnya sebagai perbuatan ngaco dari Gubernur Banten.

“Ngacok sih Gubernur kalau nonaktifkan kepseknya,” ujar Umar Hasibuan lagi.

Baca Juga: Sosok Tri Indah Alesti, Orang Tua Siswa Polisikan Kepsek SMAN 1 Cimarga Buntut Anaknya Ditampar Gegara Ketahuan Merokok

Hingga Rabu pagi, tagar atau cuitan dengan kata ‘Guru’ sudah mencapai 45,4 ribu postingan.

Diketahui, Kepala SMAN 1 Cimarga Kabupaten Lebak, Banten, Dini Fitria, dinonaktifkan Pemerintah Kabupaten Lebak.

Keputusan ini buntut dugaan tindakan kekerasan yang memicu ratusan siswa mogok mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM).

Permasalahan ini bermula dari aksi mogok belajar ratusan siswa SMAN 1 Cimarga pada Senin (13/10).

Baca Juga: Tak Terima Temannya Ditampar Kepsek Usai Ketahuan Merokok, Ratusan Siswa SMAN 1 Cimarga Kompak Mogok Sekolah

Mereka memprotes tindakan Kepala Sekolah Dini Fitria yang diduga menampar salah satu siswa kelas XII, ILP (17), karena kedapatan merokok di lingkungan sekolah.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banten meminta siswa kembali belajar pada Rabu (15/10/2025). Pemerintah memprioritaskan siswa di SMAN 1 Cimarga kembali mengikuti kegiatan belajar secara normal.

Sebelumnya, siswa ILP ketahuan merokok di kantin belakang oleh Kepsek SMAN 1 Cimarga. Kepala Sekolah disebut-sebut sempat menegurnya dengan bahasa kasar.

"Ngerokok di (kantin) belakang, ketahuan kepala sekolah, dan kepala sekolah mengingatkan dengan bahasa 'goblok' yang mungkin biasa di sana,” ucap Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Banten, Luqman saat dikonfirmasi, Selasa (14/10/2025).

Karena ketahuan merokok, ILP sempat kabur dan dikejar oleh Kepala Sekolahnya. Saat ditangkap, Kepsek pun sempat menanyai ILP alasannya merokok. Namun, karena kesal dia pun memukul pipi siswa tersebut.***