POJOKSATU.id, JAKARTA—Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap status mantan Bupati Mandailing Natal (Madina) Jafar Sukhairi Nasution belum menjadi tersangka meski sudah tiga kali diperiksa.
Eks Bupati Madina bernama lengkap Muhammad Jafar Sukhairi Nasution ini sudah tiga kali diperiksa KPK terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi di Dinas PUPR Sumut dan Satker PJN Wilayah 1 Sumut.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan bahwa Jafar Sukhairi Nasution masih berstatus saksi dalam kasus dugaan korupsi pembangunan jalan di Sumut meski sudah tiga kali mereka periksa.
Baca Juga: Letnan Dalimunte dan Jafar Sukhairi Nasution Kembali Diperiksa KPK Dugaan Korupsi Jalan di Sumut
“(Masih berstatus) saksi,” ujar Budi via WhatsApp (WA) pada Selasa malam (7/10/2025).
Diketahui, eks Bupati Madina Jafar Sukhairi Nasution pertama kali diperiksa KPK di kantor BPKP Perwakilan Medan Jalan Gatot Subroto, Rabu (16/7/2025).
Kali kedua Jafar Sukhairi diperiksa KPK pada Kamis (14/8/2025) di Kantor KPPN Padangsidimpuan yang berlokasi di Jalan Kenanga.
Lalu ketiga kalinya, KPK memanggil dan memeriksa Jafar Sukhairi Nasution pada Selasa (7/10/2025) atau kemarin di kantor BPKP Perwakilan Medan yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto Medan.
Selain mantan Bupati Madina, KPK juga memeriksa mantan Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution. Irsan sudah diperiksa dua kali.
Pertama kali Irsan diperiksa di kantor KPPN Kota Padangsidimpuan Jalan Kenanga, Rabu (13/8/2025).
Lalu kali kedua, Selasa (7/10/2025) di kantor perwakilan BPKP Provinsi Sumut di Jalan Gatot Subroto Kota Medan.
Selain eks bupati dan eks walikota, KPK juga memanggil Walikota aktif Padangsidimpuan, Letnan Dalimunte.
Letnan Dalimunte pertama kali diperiksa KPK pada Rabu (13/8/2025) di kantor KPPN Kota Padangsidimpuan di Jalan Kenanga.
Lalu kedua kalinya dilakukan Selasa (7/10/2025) di kantor BPKP Perwakilan Sumut di Kota Medan.***




