POJOKSATU.ID – Belum lama ini, publik tengah dihebohkan dengan antusias warga sambut kedatangan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.

Sebab, sambutan yang diberikan oleh warga sangat berbeda dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.

Yang mana, tampak dalam video beredar, ketika Purbaya datang bersama rombongannya, warga sangat bersemangat menyebut nama Menkeu tersebut.

Baca Juga: 5 Fakta Unik Pasar Ciputat, Pasar Tertua di Tangerang Selatan

Sedangkan, ketika Bahlil datang di acara yang serupa, yakni perayaan HUT TNI ke-80 di Monas, Jakarta warga terlihat acuh tidak acuh menyikapinya.

Sebagaimana dilansir Pojoksatu.id dari akun media sosial platform TikTok milik Vily Isla pada Senin (7/10/2025).

Dalam unggahannya, tampak jelas video yang membandingkan antusiasme warga dalam menyambut kedua sosok menteri terebut.

Baca Juga: Evakuasi Korban Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Ditutup, Basarnas Gelar Apel Penutupan, 67 Orang Meninggal

“Pak Purbaya dikawal takut pada berebut mau nyambut, Bahlil dikawal takut pada berebut mau nyambit,” cuit @aks$#!.

“Trus ngapain yg bawah (Bahlil) pakai pengawalan, orang masyrakat ajah ogah,” ketikan akun @di$#! di kolom komentar.

“Yang atas auranya positif yg bawah auranya aur-auran. Masa Pak Purbaya disamain sama boneka ancol,” cuit @has$#! dan @pay$#!.

Baca Juga: Nikmati Segarnya Air dan Suasana Asri di 5 Kolam Renang Populer Tangerang Selatan

Sebagai rujukan, perbandingan antara kedua menteri Kabinet Merah Putih ini mencuat usai beredarnya statement tumpang tindih.

Sebab, baik Purbaya maupun Bahlil mengeluarkan pernyataan berbeda terkait isu harga LPG 3kg.

Yang mana, Menkeu menyebutkan bahwa harga gas LPG 3kg itui sebenernya Rp42.750 per tabung, disubsidi pemerintah Rp30.000.

Baca Juga: Warga di Sukabumi Tewas Digigit King Kobra, Korban Sempat Lawan Hingga Bunuh Ular

Dengan subsidi puluhan ribu tersebut, masyarakat seharusnya hanya mengeluarkan uang sebesar Rp.12.750 untuk tiap pembelian satu tabung.

Namun, pernyataan yang disampaikan Purbaya itu justru dibantah habis-habisan oleh Menteri ESDM.

Berdasarkan informasi dihimpun, Bahlil menegaskan bahwa penjelasan Purbaya tidak berlandaskan data yang ada.

Baca Juga: UPDATE Terbaru, Total 67 Santri Meninggal Dunia di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Sisa Bangunan Masih Disisir

Melainkan, pernyataan tersebut hanya asal ucap yang menimbulkan sudut pandang baru bagi khalayak masyarakat.

“Itu mungkin Menkeunya salah baca data itu. Biasalah kalau, ya mungkin butuh penyesuaian,” jelasnya yang dikutip dari portal media radarjember.jawapos.com.

“Saya nggak boleh tanggapi sesuatu yang selalu ini ya. Jadi, saya kan udah banyak ngomong tentang LPG gitu,” terangnya.

Baca Juga: Kenali Stress Digital, Pelajar dan Mahasiswa Penting Jaga Kesehatan Mental di Tengah Banjir Berita Negatif

“Mungkin Menkeunya belum dikasih masukan oleh dirjennya dengan baik atau oleh timnya,” lanjut Bahlil.

Menyikapi hal tersebut, Purbaya justru dinilai menyampaikan tanggapan berkelas menyikapi penjelasan Menteri ESDM.

Yang mana, dirinya menyebutkan bahwa sedang mempelajari terkait skema subsidi hingga distribusi tabung gas LPG 3kg.

Baca Juga: Edit Foto Melayang Ala Opening Anime dengan Google Gemini AI, Cukup Modal Prompt Ini!

“Saya sedang pelajari, mungkin Pak Bahlil betul, tapi nanti kita lihat. Yang jelas, saya dapat angka dari hitungan staf saya,” jelasnya. ***