POJOKSATU.ID – Belum lama ini publik tengah dihebohkan dengan kasus Brigadir Esco Faska Rely, polisi di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Bagaimana tidak, hal ini terjadi usai dirinya baru saja jadi korban pembunuhan oleh diduga istrinya sendiri, Briptu Rizka Sintyani.
Namun, masih belum diketahui motif dan tujuan istri Brigadir Esco nekat melakukan tindak pidana tersebut.
Baca Juga: Bikin Orang Tua Khawatir! 364 Siswa di Bandung Keracunan Massal Usai Santai Santap MBG
Kendati demikian, beredar informasi yang menyebutkan bahwa aksinya itu dipicu oleh isu seputar perselingkuhan.
Yang mana, salah satu di antara kedua belah pihak diduga berpaling alias selingkuh dengan menjalin hubungan bersama orang lain.
Sebagaimana dilansir Pojoksatu.id dari akun media sosial platform TikTok milik Rizka @rizkasintiya.
Baca Juga: Garmin Instinct 3 Solar 50mm, Jam Tangan GPS Tenaga Surya untuk Petualang Sejati
Dalam unggahannya, publik tampak ramai berspekulasi terkait motif oknum polwan tersebut melakukan aksi pembunuhan.
“Mungkin sakitnya udah diunjuk tanduk, kita ga pernah tahu rumah tangga orang,” cuit @use$#!.
“Jangan pernah menghakimi siapapun, kita tidak pernah tau apapun karena kita tidak di posisi mereka,” ketik @Mik$#!.
Baca Juga: Qualcomm Perkenalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Prosesor Flagship Terbaru untuk Smartphone Premium
“Tau ngga kenapa sering terjadi perselingkuhan, KDRT, bahkan ditelantarkan, karena ngurus cerai itu susah,” cuitan @Hous$#!.
Perlu diketahui, kasus pembunuhan ini mencuat usai Esco dikabarkan menghilang sejak Selasa (19/8/2025).
Yang mana, suami pelaku pembunuhan ini terakhir kali hilang kontak usai dinas di Polsek Sekotong, Lombok Barat.
Baca Juga: Honor Pad X7, Tablet Ringkas Cocok Buat Streaming Konten dengan Harga Terjangkau
Berdasarkan informasi beredar, sejak Esco dikabarkan hilang, Rizka disinyalir enggan berupaya mencari keberadaan suaminya.
Tidak heran, hal itu sontak menimbulkan tanda tanya besar terkait sikap oknum polwan yang dinilai acuh tidak acuh dalam kasus tersebut.
Waktu silih berganti, Esco akhirnya berhasil ditemukan pihak keluarga yang berulang kali mencari keberadaannya pada Minggu (24/8/2025).
Namun saat ditemukan, bintara polisi itu sudah dikerubungi lalat lantaran telah meninggal dunia dalam keadaan nyaris membusuk.
Diketahui, Esco ditemukan di sebuah kebun kosong yang tidak jauh dari tempat tinggalnya berada, yakni Dusun Nyiur Lembang, Desa Jembatan Gantung.
Tidak heran, pihak keluarga yang mendapati jasad korban sontak melaporkan kasus tersebut ke pihak berwenang.
Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:
Versi Android/ Versi iOS
Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:
Channel Whatsapp/ Fanpage Edugov
Silahkan baca artikel dengan nuansa serupa dari penulis: Muhammad Zafran
Demikianlah perkembangan hingga spekulasi public terkait kasus kematian Brigadir Esco yang dibunuh istrinya. ***



