POJOKSATU.ID - Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, bersama jajaran petinggi kementerian, baru-baru ini menggelar pertemuan dengan empat kepala daerah dari Kota Kupang, Kabupaten Serang, Kabupaten Labuhan Batu, dan Kabupaten Grobogan.

Dalam audiensi yang berlangsung di Jakarta, Menteri Sosial menekankan tiga arahan utama dari Presiden sebagai landasan kebijakan kementerian.

Menteri Sosial menjelaskan bahwa kerja Kementerian Sosial, baik di pusat maupun daerah, harus berlandaskan pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Ia meminta para bupati, wali kota, dan kepala dinas sosial untuk memahami model bisnis DTSEN agar penanganan masalah sosial bisa lebih terpadu dan efektif.

Baca Juga: Siap Berburu Tiket Murah? Ini Dia Bocoran Lengkap Flash Sale KAI: Diskon 80 Ribu untuk Rute Jakarta-Yogyakarta!

Selain data, menteri juga menyoroti pentingnya pemberdayaan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa bantuan sosial tidak boleh menjadi ketergantungan seumur hidup.

Menurutnya, bantuan sosial hanyalah langkah awal.

Setelah itu, masyarakat harus didorong agar mandiri dan naik tingkat kesejahteraan secara bertahap.

Baca Juga: Solusi Mengatasi Masalah Saat Mendaftar PPG Dengan Status 413 Request Entity Too Large

Ia mencontohkan keberhasilan program ekspor kerajinan anyaman ke Amerika Serikat yang bisa diadopsi di daerah lain sebagai upaya agar keluarga penerima manfaat bisa mandiri secara ekonomi.

Pilar ketiga yang menjadi fokus adalah Sekolah Rakyat, sebuah gagasan unik dari Presiden.

Sekolah ini tidak hanya menyediakan pendidikan gratis bagi anak-anak kurang mampu, tetapi juga menjadi program pengentasan kemiskinan terpadu.

Selain pendidikan, program ini juga mencakup pemeriksaan kesehatan, perbaikan gizi, pembangunan rumah, keanggotaan koperasi, hingga jaminan sosial bagi seluruh anggota keluarga.

Sekolah Rakyat dirancang sebagai model komprehensif untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga secara keseluruhan.

Para kepala daerah yang hadir menyambut baik arahan tersebut dan menyampaikan kesiapan mereka.

Hal ini termasuk kebutuhan lahan dan kelengkapan administrasi untuk pembangunan Sekolah Rakyat di daerah masing-masing.

Baca Juga: Solusi Mengatasi Masalah Saat Mendaftar PPG Dengan Status 413 Request Entity Too Large

Menteri Sosial menyambut antusias kesiapan tersebut dan berpesan agar program pemberdayaan juga dipersiapkan sejalan dengan pembangunan sekolah.

Pada kesempatan itu, para kepala daerah juga mengusulkan penambahan kuota kepesertaan Jaminan Kesehatan.

Menteri Sosial menyatakan akan mendukung penuh usulan tersebut dan berjanji akan menindaklanjutinya melalui koordinasi teknis lebih lanjut.***

Baca Juga: Siap Berburu Tiket Murah? Ini Dia Bocoran Lengkap Flash Sale KAI: Diskon 80 Ribu untuk Rute Jakarta-Yogyakarta!

Silahkan akses artikel lainnya melalui apps kami:

Versi Android

Versi iOS

Channel Whatsapp

Fanpage Edugov

Baca informasi menarik lainnya dari penulis: Ferdy Wamala