POJOKSATU.id — Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyoroti tantangan ekonomi nasional yang masih lesu, terutama karena sulitnya ketersediaan lapangan kerja.
Kondisi ini membuat optimisme konsumsi rumah tangga, khususnya kelas menengah ke bawah, belum pulih sepenuhnya.
Perry menyebut bahwa kinerja konsumsi pada kuartal III-2025 masih belum cukup kuat sehingga perlu dorongan tambahan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi hingga akhir tahun.
Fenomena sulitnya mencari kerja di Indonesia ini tidak hanya dipengaruhi oleh perlambatan ekonomi, tetapi juga berbagai faktor struktural.
Pertama, jumlah pencari kerja yang terus bertambah setiap tahun tidak sebanding dengan ketersediaan lapangan kerja baru.
Baca Juga: Kronologi Oknum Polisi di Sulsel Biarkan Anaknya Aniaya Guru SMAN 1 Sinjai Hingga Babak Belur
Lulusan perguruan tinggi dan sekolah kejuruan menghadapi persaingan ketat, sementara sektor industri belum mampu menyerap tenaga kerja sesuai jumlah tersebut.
Kedua, adanya ketidaksesuaian (mismatch) antara keterampilan pencari kerja dengan kebutuhan pasar.
Banyak perusahaan mencari tenaga kerja dengan kompetensi digital, teknologi, dan keahlian khusus, sementara sebagian besar pencari kerja masih didominasi latar belakang konvensional.
Ketiga, dunia usaha masih berhati-hati dalam melakukan ekspansi akibat tekanan global dan ketidakpastian ekonomi.
Situasi geopolitik, fluktuasi harga komoditas, serta perlambatan ekonomi mitra dagang utama turut membuat perusahaan menunda perekrutan.
Baca Juga: ETH ke IDR di Bitget: Pemantauan Harga Real-Time dan Panduan Mudah Membeli
Keempat, maraknya sistem kerja kontrak dan outsourcing juga membuat kesempatan kerja jangka panjang semakin terbatas.
Banyak pekerja akhirnya hanya mendapatkan pekerjaan sementara dengan upah minim dan tanpa kepastian karier.
Kelima, pertumbuhan lapangan kerja lebih banyak terkonsentrasi di sektor informal dibanding formal.
Hal ini mencerminkan terbatasnya investasi pada sektor padat karya yang mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.***
Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:
Versi Android: https://play.google.com/store/
versid iOS: https://apps.apple.com/app/
Channel Whatsapp: https://www.whatsapp.com/
Fanpage edugov: https://www.facebook.com/




