POJOKSATU.id, JAKARTA-- Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi benar-benar dicopot Presiden Prabowo sejak Rabu (17/9).

Sosok Hasan Nasbi sempat menuai kontroversi terkait pernyataannya soal teror kepala babi yang dialami wartawan Tempo.

Kini jabatan Kepala PCO diemban oleh Angga Raka Prabowo.

Pada periode 2012 hingga 2016, Hasan Nasbi dikenal dekat dengan Jokowi dan Ahok.

Pada 2012, ia menjadi Koordinator Tim Relawan Joko Widodo–Basuki Tjahaja Purnama untuk pemilihan umum Gubernur DKI Jakarta 2012.

Baca Juga: Sosok Djamari Chaniago yang Disebut Menko Polkam Baru, Pangkostrad Pengganti Prabowo Era Genting 98

Pada 2016, ia dan enam orang temannya memodali Teman Ahok sebesar Rp500 juta.

Berikut deretan kontroversi Hasan Nasbi yang sempat mengemuka ke publik.

1.Taruhan Mobil Alphard

Pada Januari 2023, ia melakukan perjanjian taruhan mobil Toyota Alphard dengan Sunny Tanuwidjaja apabila Anies Baswedan berhasil maju menjadi calon presiden dalam pemilihan umum Presiden Indonesia 2024.

Sunny merupakan teman dekat Ahok yang beralih mendukung Anies Baswedan di Pilpres 2024 lalu.

Baca Juga: Kompolnas Bakal Klarifikasi Polri Isu Perselingkuhan Kompol Anggraini Putri dengan Irjen KM

2.Teror Kepala Babi

Pada 21 Maret 2025 ia mendapatkan sorotan dari masyarakat usai memberikan tanggapan pengiriman kepala babi ke jurnalis Tempo yang bernama Francisca Christy Rosana atau Cica.

Hasan berucap agar kepala babi itu dimasak saja.

Pernyataan yang ia lontarkan dianggap arogan, tidak berempati, tak peka dan memberikan kesan menyepelekan teror terhadap jurnalis Tempo tersebut.

3.Mundur dari Kepala PCO

Pada April 2025 silam, Hasan Nasbi mundur dari posisinya di Kabinet Merah Putih.

Hasan mengaku sudah mengajukan pengunduran diri sejak 21 April 2025. Surat itu dikirimkan ke Presiden RI Prabowo Subianto melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

"Pada hari ini, 21 April 2025, sepertinya saat itu sudah tiba. Surat pengunduran diri saya tanda tangani dan saya kirimkan kepada presiden melalui dua orang sahabat baik saya, Menteri Sekretaris Negara dan Sekretaris Kabinet," ujar Hasan lewat Instagram @totalpolitikcom, dikutip pada Selasa (29/4/2025).

Hasan mengungkapkan bahwa 21 April adalah hari terakhirnya beraktivitas sebagai Kepala PCO.

4.Ditolak Prabowo

Pada Mei 2025, Hasan Nasbi batal mundur dari posisi Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan. Meski sudah mengajukan mundur, permohonan tersebut nampaknya ditolak oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Dengan demikian, Hasan pun tetap mengisi posisi di Kabinet Merah Putih dan berkantor di PCO.

"Per hari ini saya kembali berkantor di PCO," ujar Hasan kepada wartawan, Selasa (6/5/2025).***