POJOKSATU.id, UTUSAN Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani, akhirnya buka suara terkait ketidakhadirannya secara mendadak dalam seminar di Universitas Padjajaran (Unpad).

Zita Anjani jadi dikritik karena dianggap tidak profesional, karena tidak hadir dan kemudian mengunggah kegiatan lain di media sosial.

"Saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang tulus, karena tidak dapat hadir dalam acara seminar Magister Pariwisata UNPA pada tanggal 26 Juni 2025," ujarnya, dilansir dari laman Instagram-nya, Jumat, 12 September 2025.

Baca Juga: DIMULAI, Laga Persib Bandung vs Persebaya Surabaya, Saling Serang, Line Up dan Analisis Duel Panas di GBLA. Prediksi skor Persib 2-1 Persebaya

Mantan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Partai Amanat Nasional periode 2019-2024, ini mengakui keputusan membatalkan secara mendadak adalah kekeliruannya dan tim.

Dia menjelaskan, saat itu telah berada dalam agenda lain yang dimulai sebelum acara kampus berlangsung, namun ternyata tidak selesai sesuai rencana.

"Di situlah kami gagal mengantisipasi dan mengkomunikasikannya dengan tepat kepada panitia," sambungnya.

Baca Juga: Jangan Salah Paham! Ini Perbedaan Mendasar antara TKA dan AN Asesmen Nasional

Putri Zulkifli Hasan ini menegaskan bertanggung jawab atas kekecewaan yang timbul, dan belajar banyak dari ini.

"Saya pribadi sangat menghargai semangat dan reputasi kampus UNPAD, terutama kontribusinya dalam bidang akademik dan pariwisata. Ketidakhadiran saya menjadi penyelesalan yang besar, karena justru acara ini sangat saya nantikan," akunya.

Dia juga menjelaskan soal unggahan di media sosial yang menimbulkan salah paham.

Baca Juga: Pendaftaran SMA Taruna Nusantara Telah Dibuka, Cek Syarat Rapor dan Skema Biaya Sekarang!

"Yakni saat saya sedang berada di gym, adalah latepost yang telah dijadwalkan sebelumnya. Saya memahami bagaimana itu bisa memicu persepsi yang keliru, dan untuk itu saya mohon maaf," klaimnya.

Zita Anjani mengatakan tidak ingin menutup ruang kritik, sebaliknya, ingin terus membuka ruang pertemuan.

Ikuti berita-berita terbaru melalui web kami Pojoksatu di aplikasi berikut;

Versi Android

Versi iOS

Channel Whatsapp

Fanpage Edugov

"Karena seperti nama program kami, Unlock Indonesia, saya percaya selalu ada ruang terbuka untuk memperbaiki, membangun dan berjalan bersama," pungkasnya. ***