POJOKSATU.id, JAKARTA—Profil Ferry Irwandi yang saat ini viral di ruang publik ternyata pengagun berat Tan Malaka, salah satu Pahlawan Nasional asal Sumatera Barat.
Sosok Tan Malaka kerap disebut oleh Ferry Irwandi, pendiri Malaka Project. Bahkan nama-nama siniar atau podcast-nya banyak berkaitan dengan Tan Malaka.
Penyebutan Tan Malaka bukan tanpa alasan. Ia dianggap sebagai salah satu pemikir besar bangsa yang gagasannya masih relevan hingga hari ini.
Ferry Irwandi menilai Tan Malaka sebagai sosok yang tidak hanya berbicara, tetapi juga hidup dalam perjuangan yang ia yakini.
Dengan kata lain, Tan Malaka adalah simbol intelektual organik yang menyatu dengan rakyat.
Ferry sering mengutip pernyataan Tan Malaka yang dimuat dalam bukunya.
“Bila kaum muda terpelajar merasa dirinya terlalu tinggi untuk berbaur dengan masyarakat, maka lebih baik pendidikan itu tidak pernah ada,” kutip Ferry dari Tan Malaka seperti diposting 25 Juni 2025 lalu.
Profil Ferry Irwandi
Ferry Irwandi lahir 16 Desember 1991 di Kota Jambi dari pasangan perantau Minangkabau asal Muaro Labuh dan Payakumbuh.
Ayahnya, Irwandi, merupakan seorang dosen hukum tata negara di Universitas Jambi, sementara sang ibu bekerja sebagai seorang karyawan.
Ferry adalah seorang konten kreator, selebriti internet dan aktivis. Ia dikenal luas karena konten-konten yang membahas isu-isu politik, pendidikan, filsafat Stoikisme, serta fenomena sosial.
Pada tahun 2023, Ferry bersama beberapa selebriti internet seperti Jerome Polin dan Coki Pardede meluncurkan Malaka Project di Djakarta Theater.
Baca Juga: Kesaksian Mengharukan Kepala Sekolah di Magelang dari Program Sekolah Rakyat Kemensos
Proyek ini bertujuan meningkatkan kualitas dan akses pendidikan sebagai kontribusi untuk visi Indonesia Emas 2045.
Ferry juga kerap berkolaborasi dengan tokoh-tokoh lain seperti Fathia Izzati, Rizky Arief Dwi Prakoso, Cania Citta, Aurelia Vizal, Angellie Nabilla, dan Dea Anugrah.
Pada awalnya, Ferry bekerja sebagai pegawai negeri sipil di bagian hubungan masyarakat Kementerian Keuangan sebagai videografer.
Namun setelah 10 tahun berkarier, ia kemudian mengundurkan diri pada November 2022 dan memulai karier penuh waktunya sebagai pembuat konten. Ia mulai aktif di YouTube sejak 2010.
Seteru dengan TNI
Ferry Irwandi mendadak jadi sorotan setelah Dansatsiber TNI, Brigjen Juinta Omboh Sembiring, mengungkap adanya dugaan tindak pidana yang melibatkan dirinya.
Brigjen Juinta menyebut, dugaan tindak pidana ini berasal dari hasil patroli siber yang kemudian dikonsultasikan ke Polda Metro Jaya pada Senin (8/9/2025).
“Kami menemukan hasil dari patroli siber terdapat, kami temukan beberapa fakta-fakta dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh Saudara Ferry Irwandi,” ujar Juinta.
Meski belum merinci dugaan tindak pidana tersebut, Juinta menyinggung adanya kaitan dengan pernyataan Ferry mengenai algoritma internet.
TNI bahkan mengeklaim telah berupaya menghubungi Ferry meski tidak berhasil.***




