POJOKSATU.ID – TikToker Figha Lesmana belum lama ini tengah ramai jadi sorotan publik di media sosial.
Bagaimana tidak, hal ini terjadi lantaran konten kreator TikTok tersebut baru saja ditangkap pihak kepolisian.
Diketahui, Figha Lesmana ditangkap polisi tidak lain karena diduga sebagai provokator aksi demo yang belum lama ini terjadi.
Baca Juga: Kemensos Pastikan Bantu Warga Terdampak Kerusuhan, Termasuk Pemilik Warung Rusak
Yang mana, provokasi itu disebut pihak kepolisian ditujukan kepada para pelajar untuk bertindak anarkis dalam aksi demonstrasi.
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari portal media radarmojokerto.jawapos.com pada Sabtu (6/9/2025).
Dalam artikelnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi turut menanggapi kasus tersebut.
Ade menuturkan bahwa Figha berakhir ditangkap lantaran terbukti memicu kericuhan demonstrasi lewat akun media sosialnya.
“FL (admin akun T @FG) berperan melalui live media sosial mengajak pelajar untuk turun aksi pada tanggal 25 Agustus 2025,” jelasnya.
Diketahui, unggahan konten kreator wanita itu ditampilkan kepada masyarakat dalam konferensi pers Polda Metro Jaya.
Baca Juga: Wartawan Media Online Ditemukan Tewas Dibunuh, Polisi Temukan Sejumlah Luka
Yang mana, dalam unggahannya, Figha tampak mengajak kalangan pelajar hingga mahasiswi untuk terjun melakukan aksi demonstrasi.
“Di mana yang melihat, penonton atau viewnya ada sekitar 10 juta yang mempromosikan ajakan,” terangnya.
“Kepada anak-anak sekolah untuk turun melaksanakan aksi yang berujung pada aksi anarkis,” lanjut Kabid Humas Polda Metro Jaya.
Baca Juga: Kemendiktisaintek Umumkan Daftar Peserta Lolos Program PKBI 2025, Cek Lewat Tautan Berikut
Tidak heran, kasus ini sontak menarik perhatian publik lantaran yang dituding sebagai provokator bukan hanya Figha seorang diri saja.
Melainkan, sosok bernama Laras Faizati Khairunnisa, seorang pegawai lembaga internasional ASEAN juga ikut diamankan.
Serupa dengan Figha, Laras ditangkap paksa polisi lantaran mengajak para pengikutnya di media sosial untuk bertindak anarkis.
Baca Juga: Rekomendasi 5 Perpustakaan Paling Estetik di Indonesia, Cocok untuk Healing Plus Menambah Ilmu
Yang mana, pegawai lembaga internasional itu memberikan instruksi agar para pengikutnya nekat membakar Gedung Mabes Polri. ***
Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:
Versi Android/ Versi iOS
Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:
Channel Whatsapp/ Fanpage Edugov



