POJOKSATU.ID – Cek kronologi kasus Rheza Sendy Pratama (21), mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta (Jogja).

Seperti diketahui nama, Rheza Sendy Pratama belakangan ini tengah ramai jadi sorotan publik di berbagai platform media.

Bukan tanpa sebab, hal ini terjadi lantaran mahasiswa Amikom Jogja tersebut dikabarkan telah meninggal dunia saat mengikuti aksi demo.

Baca Juga: Ahmad Sahroni Dikabarkan Ke Jerman Tak Lagi Singapura di Tengah Gelombang Protes dan Penjarahan

Berdasarkan informasi dihimpun, Rheza Sendy Pratama berakhir tewas usai diduga dianiaya sejumlah oknum polisi.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform Instagram milik BEM sekawasan Jogja @forumbemsediy.

Dalam unggahannya, Rheza dikonfirmasi menjadi korban aksi demonstrasi di Polda DIY yang berakhir meninggal dunia.

Baca Juga: Tanpa Korlap

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah berpulang ke Rahmatullah, kawan seperjuangan kita: Rheza Sendy Pratama,” jelas di-caption.

Perlu diketahui, meninggalnya mahasiswa Amikom Jogja itu disinyalir berlangsung saat aksi demonstrasi digelar di Polda DIY pada Minggu (31/8/2025).

Yang mana, dalam aksi tersebut, Rheza mengikutsertakan dirinya untuk andil dalam menyuarakan aspirasi rakyat bersama rekan sesama mahasiswa.

Baca Juga: Eliano Reijnders Resmi Gabung Persib, Sayap Kanan Maung Bandung Makin Melesat ke Level Asia

Namun, hal mengenaskan justru terjadi di saat situasi dan kondisi mulai tidak lagi kondusif dengan kebrutalan massa aksi yang anarki.

Menyikapi hal ini, aparat yang bertugas mengamankan markas Polda DIY terpaksa pukul mundur massa dengan gas air mata.

Tidak heran, massa aksi yang awalnya tanpa ragu melancarkan serangan ke markas langsung kabur menyelamatkan diri.

Baca Juga: Tidak Benar Menteri Keuangan Sri Mulyani Mundur dari Kabinet Prabowo-Gibran

Tetapi, pelarian itu tidak berlaku bagi Rheza, sebab sepeda motor yang dikendarainya mendadak mati.

“Rheza turut hadir sebagai bagian dari barisan perjuangan mahasiswi,” jelas cuitan BEM sekawasan DIY.

“Di tengah situasi kacau, motor yang ditungganginya mati ketika hendak berbalik arah,” lanjut penjelasannya.

Baca Juga: Presiden Prabowo: Ketum Parpol Sepakat Pecat Anggota DPR Bermasalah Mulai 1 September 2025!

Alhasil, Rheza yang hendak melarikan diri bersama temannya terkena gas air mata hingga terjatuh ke jalan.

Kendati demikian, temannya yang awalnya dibonceng berhasil melarikan diri dari kejaran aparat Polda DIY.

Sedangkan, Rheza yang terkena gas air mata itu diketahui tidak berdaya untuk menyelamatkan dirinya sendiri.

Baca Juga: Tidak Benar Menteri Keuangan Sri Mulyani Mundur dari Kabinet Prabowo-Gibran

Menurut pengakuan BEM, mahasiswa Amikom Jogja yang terjatuh itu langsung disambut sejumlah oknum berseragam.

“Tiba-tiba aparat menembakkan gas air mata, membuat Rheza terjatuh. Rekannya yang dibonceng berhasil lari menyelamatkan diri,” terangnya.

“Namun Rheza yang tergeletak justru dihampiri oleh polisi-polisi hingga nyawanya tak lagi tertolong,” lanjutnya.

Baca Juga: Presiden Prabowo: Ketum Parpol Sepakat Pecat Anggota DPR Bermasalah Mulai 1 September 2025!

Hingga sampai saat ini, penyebab pasti meninggalnya Rheza masih tengah didalami pihak kepolisian.

Kendati demikian, dugaan terus bersebaran yang menyebutkan bahwa mahasiswa Amikom Jojga itu tewas di tangan oknum polisi.

Sebab, keberadaannya yang terkena gas air mata itu langsung disambut pihak kepolisian dari satuan Polda DIY.

Baca Juga: Daftar 5 Anggota DPR RI Dinonaktifkan Parpol Terkait Demo Ricuh Beserta Komentar Nyeleneh Mereka

Ditambah, terdapat sejumlah luka lebam diduga bekas pijakan di sekujur tubuh Rheza saat jasadnya diterima pihak keluarga. ***

Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:

Versi Android/ Versi iOS

Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:

Channel Whatsapp/ Fanpage Edugov