POJOKSATU.id, JAKARTA—Tindakan massa yang melakukan aksi demo di Jakarta dan sekitarnya semakin tak terkendali.
Hingga Minggu (31/8) dinihari, massa sudah menjarah rumah Menkeu Sri Mulyani di Bintaro Tangsel.
Massa juga menjarah rumah Uya Kuya di Duren Sawit Jakarta Sabtu malam (30/8) sekitar pukul 23.00 WIB. Tidak terlihat mobil dan kenderaan Uya Kuya di rumah ini.
Baca Juga: Mengerikan, Rumah Menkeu Sri Mulyani di Bintaro Dijarah Massa Minggu Dinihari, Tivi Besar Dibawa
Sementara sebelumnya sekitar pukul 22.00 WIB, rumah anggota DPR Eko Patrio di kawasan Kuningan dijarah massa. Tidak terlihat mobil atau kendaraan Eko di dalam rumah ini.
Pada Sabtu siang (30/8) sekitar pukul 15.00 WIB, massa menjarah rumah anggota DPR RI Ahmad Sahroni di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Tidak saja menjarah, massa juga merusak properti dan kendaraan-kendaraan roda empat dan roda dua yang berada di rumah Ahmad Sahroni.
Baca Juga: Rumah Eko Patrio Turut Dijarah Massa, Kulkas hingga Dispenser Tak Luput dari Sasaran!
Penjarahan di rumah Ahmad Sahroni ini dilakukan hingga malam hari atau hingga TNI AD dari Kostrad turun ke lokasi.
Mobil Mewah Dirusak Massa
Empat mobil mewah milik Ahmad Sahroni yang ada di dalam garasi rumahnya di Jalan Swasembada Timur XXII, Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, dirusak massa pada penjarahan Sabtu siang.
Empat mobil mewah ini dirusak massa antara lain Ford Mustang klasik, Porsche 356 A berwarna merah, sedan Tesla serta Lexus, sudah tidak lagi berbentuk.
Selain merusak mobil, barang-barang berharga milik Ahmad Sahroni juga dijarah massa mulai treadmil, jam tangan mewah merk Richard Mille, kulkas, tas branded milik istrinya, serta barang-barang lainnya dijarah massa dari rumah tersebut.
Rumah Ahmad Sahroni juga dirusak dengan cara dilempari batu.
Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, memastikan bahwa yang menjarah rumah anggota DPR Ahmad Sahroni berasal dari warga luar.
Hendra menegaskan, dirinya sudah mengkonfirmasi kepada pihak RT dan RW setempat bahwa tidak mungkin rasanya warga di sini menjarah rumah tetangganya.
"Rasanya nggak mungkin juga ya, mudah-mudahan insya Allah. Gak mungkin juga kita makan barang tetangga. Ini kan tetangga semua, ini kan deket," tegasnya.***



.webp)
