POJOKSATU.ID – Kasus pembunuhan Kepala Cabang BRI Cempaka Putih, Mohamad Ilham Pradipta (37) belakangan ini kian ramai disorot publik.
Seperti diketahui, perkembangan kasus tersebut menyeret nama pebisnis terkenal asal Jambi, yakni Dwi Hartono.
Yang mana, Dwi Hartono dituding sebagai otak pembunuhan Kepala Cabang BRI Cempaka Putih.
Baca Juga: Mensesneg Prasetyo Hadi Masuk Daftar Penerima Bintang Mahaputera Utama
Namun, peran crazy rich asal Jambi itu disinyalir bukan sebagai eksekutor aksi pembunuhan, melainkan hanya aktor intelektual.
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari portal media radarbali.jawapos.com pada Rabu (27/8/2025).
Dalam artikelnya, nama Dwi pertama kali mencuat usai Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim menyampaikan perkembangan kasus.
Baca Juga: Pendaftaran PPG Prajabatan akan Dibuka Pada Tahun 2026? CEK Syarat Lengkap untuk Calon Peserta!
Yang mana, dalam perkembangan kasus tersebut, Abdul menyampaikan bahwa Dwi berhasil ditangkap bersama dengan otak pembunuhan lainnya.
Diketahui, mereka diamankan pihak kepolisian di berbagai tempat berbeda dari lokasi jasad Ilham ditemukan di Bekasi, Jawa Barat.
“Pelaku berinisial DH, YJ, dan AA ditangkap Sabtu (23/8) malam di Solo. Sementara C kami amankan di PIK, Jakarta Utara,” terangnya.
Baca Juga: Seskab Teddy Indra Wijaya Terima Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera UtamaBaca Juga: Seskab Teddy Indra Wijaya Terima Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Utama
Perlu diketahui, sebelum dibunuh, Ilham terlebih dahulu diculik oleh AT, RS, RAH, dan RW pada Rabu (20/8/2025).
Yang mana, korban berhasil diculik usai keluar dari Lotte Grosir Pasar Rebo, Ciracas, Jakarta Timur.
Tampak jelas dalam rekaman yang beredar, Ilham dimasukkan secara paksa ke dalam sebuah mobil milik para penculik.
Baca Juga: Menkomdigi, Meutya Hafid mendapat gelar Bintang Mahaputera Utama dari Presiden Prabowo
Selang satu hari, Kepala Cabang BRI Cempaka Putih itu berhasil ditemukan, namun sudah dalam keadaan tidak bernyawa.
Berdasarkan informasi dihimpun, jasad Ilham didapati warga di kawasan Desa Ciangakara, Serang Baru, Cikarang, Bekasi pada Kamis (21/8/2025).
Yang mana, korban ditemukan dalam keadaan tubuh penuh dengan luka lebam dan tangan yang dilakban. ***
Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:
Versi Android/ Versi iOS
Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:
Channel Whatsapp/ Fanpage Edugov


