POJOKSATU.id, PANYABUNGAN—Rumah tersangka Yunus Saputra (22) yang menghabisi nyawa korban Diva Febriani (15) anggota Paskibra Natal hanya dibatasi tanah kosong di Desa Sikara-kara 4 Kecamatan Natal.

Orangtua Diva Febriani siswi SMAN 1 Natal ini telah meminta pemerintahan desa agar keluarga Yunus Saputra dipindahkan dari kampung itu.

Namun sebelum aparat desa bertindak ternyata keluarga Yunus sudah keluar dari kampung itu lebih dulu.

Kepala Desa Sikarakara 4, Kandar Imas Siregar menerangkan, mengingat rumah pelaku dan korban berdekatan dan hanya dibatasi tanah kosong, orang tua Diva telah meminta Pemerintahan Desa agar keluarga Yunus dipindahkan dari tempat itu.

Baca Juga: Antar Undangan ke Rumah, Bupati Madina Beri Penghormatan ke Diva Febriani Anggota Paskibra Natal

"Sebelum itu kami sampaikan, mungkin keluarga pelaku sadar sehingga mereka sudah keluar dari kampung ini terlebih dahulu," kata kepala desa, Jumat malam (15/8) .

Kedua orang tua Diva juga berharap pelaku dihukum seberat-beratnya. Sebab, mereka ingin ada efek jera sehingga hal serupa tidak menimpa keluarga orang lain di kemudian hari.

Kandar Imas mengungkap jenazah Diva tidak dikebumikan di kampung tersebut. Sebab, saat itu hujan deras dan tanah pemakaman dalam kondisi banjir.

Baca Juga: Biar Timbul Efek Jera, Anggota DPRD Madina Minta Pelaku Pembunuhan Diva Febriani Dihukum Mati

"Kami makamkan di Sikara-kara Kampung," katanya.

Bupati Kunjungi Rumah Korban

Pada Jumat malam (15/8), Bupati Madina Saipullah Nasution dan rombongan berangkat ke rumah orang tua Diva.

Bupati juga terlebih dahulu mengunjungi anggota Paskibra Kecamatan Natal yang merupakan rekan-rekan Diva selama latihan selama ini.

Bupati Madina juga mengantar langsung undangan pemberian penghormatan kepada Diva sekaligus undangan kepada orang tua Diva untuk menghadiri malam resepsi kenegaraan di Pemkab Madina.

Saipullah bersama rombongan Pemkab Madina mengantar langsung undangan itu Jumat malam (15/8).

Baca Juga: Jelang Peringatan HUT ke-80 RI, Basarnas Tingkatkan Koordinasi Lintas Instansi

Bupati hadir bersama Pj Sekda Sahnan Pasaribu dan sejumlah pejabat dalam rangka takziah dan menyampaikan belasungkawa.

"Dengan penghormatan itu bisa sedikit mengobati mengurangi kesedihan atas kehilangan anak kita tersebut," kata dia.

Bupati Saipullah menyebutkan, Pemkab Madina turut merasa kehilangan. Diva mengabdikan diri kepada bangsa sebagai anggota pengibar bendera pada HUT ke-80 Republik Indonesia di Kecamatan Natal.

"Pemkab Madina mengucapkan belasungkawa yang setinggi-tingginya dan rasa hilang yang sedalam-dalamnya, keluarga yang ditinggalkan semoga senantiasa tabah dan sabar," katanya.***