POJOKSATU.id, HALMAHERA---Info baru terungkap, tersangka Aditya Hanafi (27) disebut ikut melayat ke rumah duka serta mengantar jenazah korban Karya Listyanti Pertiwi (30) yang dia bunuh.
Tidak saja tersangka Hanafi, istrinya Almira Fajriaty Marsaoly (AFM) yang baru beberapa hari dia nikahi disebut ikut melayat ke rumah korban di Ternate.
Fakta ini disampaikan seorang netizen yang ikut mengomentari akun Instagram milik Almira yaitu @rain.yra, Selasa (12/8).
Salah satu postingan Instagram Almira, mendapat komentar lebih dari 3.853 pengguna medsos. Banyak netizen yang mempertanyakan dugaan keterlibatan Almira dalam kasus ini.
Baca Juga: Latihan Soal & Jawaban STS Geografi Kelas 11 Semester Ganjil: Tantang Pengetahuanmu tentang Bumi
“Ternyata almira sama hanafi datang waktu pemulasaran jenazah di ternate dan expresi mereka berdua cuma diam ga ada nangis-nangisnya padahal teman-teman sekantor mereka pada nangis semua,” kata akun @bun_ga5290 yang ikut memberikan komentar di akun milik Almira @rain.yra.
Namun info yang disampaikan akun @bun_ga5290 perlu penjelasan dari polisi dan juga keluarga korban Karya Pertiwi.
Menurut akun ini, tersangka Aditya dan istrinya Almira datang ke rumah korban mengenakan masker.
Warga net yang lain juga banyak yang mengomentari kasus ini.
“astaghfirullahalazim suamimu juga melecehkan sahabatmu sebelum membunuh & kamu masih mau menikah dengan laki2 seperti itu???, kata akun@mommy_lathisa-mikayla.
Baca Juga: Fadli Zon Targetkan Buku Revisi Sejarah Rampung pada 10 November, Bertepatan Hari Pahlawan
“Semoga almira dibuka kan mata hatinya untuk berkata sejujur2nya. Semoga dengan beberapa hari bungkam almira tidak menjadi bulol lagi dan kembali ke jalan yg benar. Aamiin,”kata akun lainnya.
Sementara itu dari kronologi yang disampaikan Polda Maluku Utara, setelah jasad Tiwi ditemukan di rumah dinas BPS Haltim, tersangka Hanafi memang sempat ikut mengantar jenazah korban ke rumah korban.
Dan setelah menghilang selama empat hari, dia lalu menyerahkan diri ke polisi.
Kronologi Kasus Karya Pertiwi
Awal Juli 2025, Aditya dan Almira berada di Ternate untuk mempersiapkan pernikahan mereka yang akan digelar pada 27 Juli 2025.
Antara 16-19 Juli 2025, Aditya kembali ke Halmahera Timur tanpa Almira. Di sana, Hanafi bertemu dengan Tiwi.
Aditya bermaksud meminjam uang sebesar Rp30 juta kepada Tiwi. Namun, Tiwi menolak secara halus permintaan tersebut.
Baca Juga: Sempat Mangkir Panggilan Pertama, Istri Aditya Pembunuh Pegawai BPS Karya Listyanti Diperiksa Polisi
Melalui penggandaan kunci milik pacarnya, Almira, Aditya masuk ke rumah dinas Tiwi.
Dua hari bersembunyi, ketika Tiwi sedang berada di rumah dinas sendiri pada 19 Juli sekitar pukul 05.22 WIT, Aditya membekapnya. Aditya juga melakukan pelecehan seksual kepada Tiwi.
Setelah itu, Tiwi dipaksa memberitahukan pin mbanking-nya. Aditya lalu memindahkan uang sebesar Rp38 juta dari rekening Tiwi ke e-wallet Tiwi. Dari e-wallet Tiwi, uang tersebut dipindahkan lagi ke rekening pribadi Aditya yang diduga digunakan untuk deposit judi online.
Tak hanya itu, Aditya Hanafi kemudian juga mengajukan pinjaman online atau pinjol atas nama Tiwi sebesar Rp50juta.
Aditya Hanafi kemudian kembali ke Ternate untuk melangsungkan pernikahan dengan Almira yang dilaksanakan pada 27 Juli 2025.
Karya Pertiwi ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan di rumah dinas BPS Kabupaten Halmahera Timur, Kamis (31/07/2025) sore, sekitar pukul 16.00 WIT.
Tanggal 5 Agustus 2025 atau lima hari usai penemuan jenazah korban, Aditya Hanafi ditangkap oleh tim gabungan Ditreskrimum Polda Maluku Utara bersama anggota Polsek Maba Selatan.***




