POJOKSATU.id, JAKARTA—Mantan Menpora Roy Suryo merupakan orang yang getol membongkar kasus ijazah Jokowi apakah asli atau palsu sebagai lulusan UGM Yogyakarta.

Sebagai lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM), Roy Suryo curiga dengan kelakar Joko Widodo (Jokowi) yang mengaku lulus UGM dengan IPK di bawah 2,0.

Jika dirunut ke belakang, candaan itu juga sudah berlangsung lama, tahun 2013 silam saat Jokowi menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Jokowi bercanda dengan mantan Menkopolhukam Mahfud MD, dalam suatu acara di tahun 2013 silam. Masa 2013 itu, Mahfud MD menjabat sebagai Ketua MK periode 2008-2013.

Baca Juga: Ijazah Jokowi Tetap Dianggap Palsu oleh Roy Suryo, Padahal Sudah Reuni Angkatan 80 Kehutanan UGM

Roy menganggap candaan Jokowi itu perlu diselidiki karena dirasa janggal karena mahasiswa dengan IPK 2,0 bisa lulus dari UGM. Roy sendiri merupakan lulusan FISIP UGM tahun 1991 lalu.

"Yang memicu sebenarnya Pak Jokowi sendiri ketika tahun 2013, dia bercanda dengan Prof Mahfud MD tentang IP atau Indeks Prestasi. Singkat kata, waktu itu Pak Mahfud cerita IP-nya 3,8, Pak Jokowi cerita di bawah 2. Nah, publik lalu bertanya, kok IP di bawah 2 bisa lulus dari UGM, padahal lulusnya lima tahun," katanya dikutip dari YouTube Cumi-cumi yang diunggah Minggu (18/5/2025).

Selain Roy Suryo, Tifauzia Tyassuma dan Rismon Sianipar yang saat ini getol membahas ijazah Jokowi, sejatinya beberapa tokoh juga sudah mempermasalahkan ini.

Sebut saja Bambang Tri Mulyono dan Sugi Nur Raharja pada tahun 2022 dan 2023. Namun keduanya berujung gugatan hukum dan dimasukkan ke penjara karena dianggap melakukan ujaran kebencian kepada presiden.

Baca Juga: Jokowi Unggah Reuni Bareng Angkatan 80 UGM, Netizen Pertanyakan Angka 45, Tahun 81 Sudah Reuni

Usai kasus Bambang dan Sugi Nur, Dekan Fakultas Kehutanan UGM Sigit Sunarta merilis fotokopi ijazah Jokowi.

Hanya saja, hal tersebut justru semakin membuat publik bertanya-tanya tentang keabsahan ijazah dan lulusnya Jokowi dari UGM.

"Inilah yang malah memacu. Ketika, kemudian orang baru melihat penampilan ijazah fotokopi itu kemudian banyak analisis soal itu dan hingga soal skripsi," kata Roy Suryo.

Masuk Ranah Politik

Kasus ijazah Jokowi kini masuk wilayah politik. Jokowi menuding ada orang besar di balik kasus ijazah Jokowi dan isu pemakzulan Wapres Gibran Rakabuming Raka, anak sulung Jokowi.

 

Baca Juga: Tudingan Orang Besar di Balik Isu Ijazah Jokowi Tak seharusnya Keluar dari Seorang Mantan Presiden

Usai Jokowi melontarkan tudingan ada orang besar, salah seorang pendukung Jokowi yaitu Silfester Matutina lalu mendukung pernyataan ini dengan menyebut partai biru.

Silfester menyebut dalang tokoh besar dibalik isu ijazah palsu Jokowi yakni identik dengan warna biru.

Silfester enggan menyebutkan siapa, namun ia menyebut bisa saja berhubungan dengan partai politik.

"Iya, bisa jadi partai politik, dan memang kita sudah tahu ya kan saat ini pun mereka sudah mulai mempersiapkan calonnya, sudah membentuk elemen-elemen di berbagai daerah, sudah gitu loh" ungkap Silfester.

Meski tidak menyebut nama, Silfester memberikan petunjuk lain dimana ada komentar dari pihak tersebut soal ijazah palsu.

Partai Demokrat diwakili Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas membantah keras tudingan ini.

“Kami dari Partai Demokrat menanggapi dengan tegas tuduhan bahwa partai biru adalah dalang di balik isu ijazah palsu Presiden Joko Widodo,”kata Ibas.

“Tuduhan ini adalah fitnah keji, tidak berdasar, dan merupakan bentuk pembunuhan karakter terhadap institusi politik yang sah. Kami menolak keras segala bentuk politisasi kebohongan demi kepentingan sempit,” ungkapnya lagi.***