POJOKSATU.id, JAKARTA—Penyidik Polda Metro Jaya telah menemukan tas ransel milik Diplomat muda Kemlu Arya Daru Pangayunan di samping tangga darurat lantai 12 gedung Kemlu.
Tas ransel itu ditemukan di samping tangga darurat lantai 12 yang merupakan satu-satunya akses menuju rooftop atau lantai teratas gedung Kemlu.
Polisi mengungkapkan, salah satu isi tas tersebut adalah rekam medis atas nama korban dari salah satu rumah sakit di Jakarta.
Penemuan tas ini ditemukan penyidik Polda Metro Jaya pada beberapa hari usai penemuan jenazah Arya Daru di indekosnya di Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat.
Baca Juga: Kata Kepsek SDN 01 OKU soal Oknum Guru yang Buat Aturan Siswa Sakit 3 Hari Terancam Dikeluarkan
Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak membenarkan penemuan terkait bukti tas milik diplomat Arya Daru yang ditemukan berada di rooftop lantai 12 Gedung Kemlu.
Polisi menemukan tas ini satu hari setelah Arya Daru ditemukan tewas di kamar indekosnya.
Polisi juga sudah memeriksa isi tas milik Arya Daru, salah satunya ditemukan rekam medis miliknya.
“Penyidik menemukan adanya rekam medis korban di salah satu rumah sakit umum di Jakarta tertanggal 9 Juni 2025. Saya tidak menyampaikan apa isinya. Tapi intinya ditemukan rekam medis milik korban,” katanya dilansir dari Instagram Kompastv, Minggu (27/7).
Baca Juga: Fakta Terbaru Ponsel Arya Daru Hilang Bak Ditelan Bumi, Terakhir Aktif Sebelum ke Gedung Kemlu
“Rekam medis ini berbunyi tentang rawat jalan dari penyakit yang dialami oleh korban,” kata AKBP Reonald Simanjuntak lagi.
Namun, polisi belum menemukan ponsel milik Arya Daru yang terakhir kali digunakan untuk berkomunikasi dengan istrinya.
Polisi memastikan uji laboratorium forensik atas kematian diplomat Kemenlu, Arya Daru Pangayunan, telah selesai dan dikaji dengan sejumlah fakta lain pada Senin pekan depan.
AKBP Reonald Simanjuntak menyebut hasil uji laboratorium forensik kini masih dalam tahap sinkronisasi dengan kumpulan alat bukti lainnya.***



