POJOKSATU.id, JAKARTA—Diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan (39) yang meninggal di kamar kosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, ternyata sepupu mantan Kepala BKN Bima Haria Wibisana.

Bima Haria meminta masyarakat untuk mengawal kasus ini secara bersama-sama.

“Arya Daru Pangayunan diplomat muda yang ditemukan tewas di kosnya di Gondangdia adalah sepupu kandung saya,” kata Bima Haria Wibisana melalui unggahan akun Instagramnya wibisanabima seperti dilihat Sabtu (26/7).

Baca Juga: Bantah Tuduhan Bro Ron Terkait Pemotongan Dana PIP Rp200 Ribu, Denny Cagur : Saya Pertimbangkan Pelaporan, Jika Nama Saya Disalahgunakan

Dia mengajak publik untuk mengawal kasus ini bersama-sama. Keluarga mereka yakin Polri akan melakukan investigasi dengan profesional. Semoga tabir misteri ini segera terkuak.

“Semoga almarhum huznul khotimah dan diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan istri, anak-anak dan orang tua almarhum diberikan ketabahan serta keiklasan. Aamiin YRA,” katanya.

Dalam postingan ini, Bima juga menyebut bahwa Arya Daru Pangayunan merupakan anak dari Subaryono. Dan 15 Juli 2025 lalu merupakan Hari Ulang Tahun dari Arya Daru Pangayunan.

Baca Juga: Deretan Publik Figur Soroti Kebijakan China Blokir Influencer Tanpa Sertifikat, Dari Helmy Yahya Hingga Inul Daratista

Arya Daru Pangayunan ditemukan meninggal di kamar kosnya pada Selasa (8/7) dalam kondisi muka dilakban.

Profil Bima Haria

Bima Haria merupakan mantan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mei 2015 hingga Juli 2021.

Dia juga Wakil Kepala BKN antara 2013–2015. Kemudian Plt Kepala BKN Februari 2015 hingga Mei 2015.

Plt Kepala BKN pada Agustus 2021-Juni 2023. Dan saat ini menjabat sebagai Analis Kebijakan Ahli Utama.

Bima Haria Wibisana lahir pada 19 Juli 1961 dan saat ini berumur 64 tahun.***