POJOKSATU.ID - Kasus kematian Arya Daru Pangayunan, diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) kian menarik perhatian publik.

Sebab, penyebab kematian Arya Daru Pangayunan yang ditemukan tewas terlilit lakban di dalam kamar kos masih belum diketahui.

Kasus ini sontak turut ditanggapi oleh salah satu teman diplomat muda tersebut semasa sekolah, yakni Ardhi.

Baca Juga: Honda Daya Jayadi Racing Bidik Podium di Putaran Kedua Motoprix 2025 Boyolali

Menurut Ardhi, temannya yang bekerja di Kemlu itu dikenal cerdas hingga kerap kali tidak memiliki musuh.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id langsung dari portal media jawapos.com pada Sabtu (12/7/2025).

“Kami cukup syok dengan apa yang menimpa teman kami, sahabat kami. Arya itu sosok yang baik dan cerdas,” jelasnya.

Baca Juga: Mayat Tanpa Kepala di Ciliwung Diduga Pegawai Kemendagri, Korban Longsor Megamendung?

“Merupakan salah satu teman sekolah yang punya karir cukup bagus. Serta dikenal tidak pernah memiliki musuh semasa sekolah,” terangnya.

Seperti diketahui sebelumnya, inisiden tragis ini mencuat usai jasad korban ditemukan oleh penjaga kos-kosan pada Selasa (8/7/2025) pukul 08.30 WIB.

Temuan tersebut tidak lain berasal dari kekhawatiran istri Arya yang berulang kali menghubungi sang suami, namun tidak ada balasan.

Baca Juga: Kronologi Ditemukannya Mayat Tanpa Kepala di Ciliwung, Diduga Pegawai Kemendagri

Oleh karena itu, Meta sontak menghubungi penjaga kos untuk meminta tolong melihat keberadaan suaminya.

Mengetahui hal tersebut, penjaga kos langsung bergegas ke kamar Arya tidak lama setelah dihubungi oleh istri korban.

Namun, penjaga kos yang ditugaskan melihat keberadaan diplomat muda itu justru dikejutkan usai melihat isi kamar.

Baca Juga: Mengenal Togap Simangunsong, Sekdaprov Sumut Jemaat HKBP yang Memiliki Jabatan Mentereng di Kemendagri

Yang mana, dirinya menemukan Arya dalam keadaan tragis lantaran kepalanya terlilit oleh sejumlah lakban.

Hingga kini, kasus kematian diplomat muda itu masih menimbulkan tanda tanya besar, apakah karena kelalaian pribadi, atau adanya indikasi pembunuhan. ***

Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:

Versi Android/ Versi iOS

Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:

Channel Whatsapp/ Fanpage Edugov