POJOKSATU.id, SIDIMPUAN—Hasil sementara dari penggeledahan KPK di rumah M Akhirun Efendi Direktur PT Dalihan Natolu Grup (DNG) di Jalan Mawar, Kota Padangsidimpuan, petugas membawa 3 koper.

Tiga koper dari rumah M Akhirun Efendi alias Kirun sesuai penjelasan kepala lingkungan yang ikut menyaksikan penggeledahan berisi buku catatan hitam dan berkas penerimaan uang.

Dari penggeledahan juga diketahui ternyata brankas uang milik Direktur PT DNG Kirun sudah kosong.

Baca Juga: Rumah Kirun Rekanan Penyuap Kadis PUPR Topan Ginting Digeledah KPK, Ini Penjelasan Jubir Budi Prasetyo

Penyidik berjumlah lebih 10 orang datang menggunakan 4 unit mobil jenis Innova. Rumah Kirun juga dikawal Brimob bersenjata laras panjang.

Sejak pukul 9.30 WIB, penyidik KPK berada di rumah berlantai dua bercat putih yang dijaga keluarga Kirun.

Didampingi Kepala Lingkungan III, Kelurahan Ujung Padang, Padangsidimpuan Selatan, Dambon Siregar, penyidik KPK menggeledah 4 kamar di dalam rumah tersangka Kirun.

“Kalau brankas nggak ada. Ada pun brankas sudah kosong kian memang,” jelas Kepala Lingkungan III yang mengiringi penyidik dalam penggeledahan.

Baca Juga: Pengumuman Hasil Seleksi Kompetensi PPPK Jabatan Fungsional Guru Sekolah Rakyat Tahun Anggaran 2025, Cek Nama-nama yang Lolos di Link Berikut

Dambon menjelaskan detail kegiatan penyidik di dalam rumah. Dari dalam rumah, katanya, penyidik mengamankan beberapa benda dan berkas yang dianggap dapat menjadi petunjuk pengembangan.

“Cuma buku hitam satu, Iphone7, ada berkas penerimaan uang satu, tapi tulis tangan. Cuma yang tiga itu,” terangnya.

Dambon menjelaskan, penyidik KPK membawa tukang kunci ke dalam rumah untuk membuka beberapa ruangan dan brankas uang.

Sekitar pukul 12.30 WIB, penyidik KPK keluar dari rumah dengan membawa 3 koper.

Baca Juga: Sosok Obed Naitboho, Anggota DPRD NTT Terlibat dalam Kematian Dokter Abraham Taufiq

Beranjak dari rumah, penyidik memasuki bangunan kantor PT DNG yang berjarak 10 meter dari rumah pribadi Kirun. Kantor PT DNG ini berlokasi di Jalan Teratai.

Sampai berita ini diturunkan, penyidik KPK masih berada di kantor DNG dan di tempat lainnya di Kota Padangsidimpuan.

Juru bicara KPK Budi Prasetyo memberikan penjelasan terkait penggeledahan di rumah Kirun ini. Petugas KPK membawa dua koper saat masuk ke rumah Direktur PT DNG di Jalan Mawar.

“Tim saat ini sedang melakukan rangkaian giat penggeledahan di beberapa lokasi pasca dilakukan kegiatan tangkap tangan pada pekan kemarin,” kata Budi Prasetyo via pesan WA, Jumat.

KPK akan memberikan penjelasan rinci mengenai penggeledahan di rumah Kirun di Kota Padangsidimpuan ini.

“Nanti jika sudah ada informasi yang bisa kami sampaikan akan kami update ya,” jelasnya lagi.***