POJOKSATU.ID – Belum lama ini nama Devitasari Anugraeni (22) mahasiswi Universitas Sebelas Maret (UNS) tengah ramai disorot publik.

Bagaimana tidak, hal ini terjadi usai Devitasari Anugraeni dinyatakan telah meninggal dunia usai melakukan tindak asusila.

Yang mana, mahasiswi UNS tersebut berakhir tewas tidak lama setelah bunuh diri di Jembatan Jurug, Solo, Jawa Tengah.

Baca Juga: Pasca Pengerusakan Villa Usai Pembubaran Paksa Acara Retret, Kapolres Sukabumi Pastikan Kondisi Aman

Usut punya usut, Devitasari Anugraeni yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan ini ternyata dikenal cukup berprestasi.

Sebagaimana dilansir Pojoksatu.id dari portal media radarsolo.jawapos.com pada Kamis (3/7/2025).

Dalam artikelnya, Devitasari dikonfirmasi memiliki nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) cukup memuaskan.

Baca Juga: Siap Hadapi Tahun Ajaran Baru: Download RPP Modul Pembelajaran untuk SD Kelas 1

Bukan main, dirinya disinyalir berhasil mendapatkan IPK 3,8 selama mengikuti proses perkuliahan.

Diketahui, mahasiswi D4 Jurusan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) itu juga dikonfirmasi telah menyelesaikan studinya.

Yang mana, dirinya hanya tinggal menjalani proses akhir perkuliahan dengan mengikuti rangkaian wisuda kelulusan.

Baca Juga: Sosok Devitasari Anugraeni, Mahasiswi UNS Tewas Bunuh Diri di Jembatan Jurug Solo, Tulis Surat Wasiat

Hal ini disampaikan langsung oleh Agus Riwanto, dalam keterangan resminya, Selasa (2/7/2025).

“Mahasiswi yang bersangkutan telah menyelesaikan ujian skripsi dan menyelesaikan proses revisi, sehingga hanya tinggal mengurus administrasi wisuda,” tuturnya.

Tidak berprestasi, Devitasari juga dikenal sebagai sosok yang memiliki kepribadian santun kepada warga setempat.

Baca Juga: Kronologi Kasus Devitasari Anugraeni, Mahasiswi UNS Tewas Usai Bunuh Diri di Jembatan Jurug Solo

Diketahui, hal tersebut disampaikan oleh salah satu pengguna media sosial @RochmaRoaffaKannajihaan yang mengaku kenal dengan korban.

“Dulu saat pandemi mbk Devita pernah melamar kerja partime di kannajihaan alat dapur UNS milik saya dan suami,” jelasnya.

“Selama dia menjadi kryawan sy dia itu tertip rajin, bahkan pintar meladeni, unggah ungguh dan jowoni,” lanjutnya.

Baca Juga: Edarkan Narkoba di Bojong Gede, Pemuda Tak Berkutik Ditangkap Polda Metro Jaya

“Saat mau pulang ke Temanggung, sempat ke rumah saya untuk pamitan dan membawakan oleh2 susu dan jajan ke anak saya saat itu umur 3 tahun,” imbuhnya. ***

Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:

Versi Android

Versid iOS

Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:

Channel Whatsapp

Fanpage Edugov