POJOKSATU.id, JAKARTA – Dalam momentum Hari Bhayangkara ke-79, Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, mengapresiasi sejumlah kemajuan yang telah ditunjukkan Polri dalam berbagai sektor penegakan hukum, khususnya terkait penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Menurutnya, langkah cepat dan responsif Polri dalam mengungkap ratusan kasus TPPO serta menyelamatkan ribuan korban patut diacungi jempol. “Apa yang dilakukan Polri ini bukan hanya soal kuantitas kasus, tapi menyentuh aspek kemanusiaan yang sangat mendasar,” ujarnya, Rabu (2/7).

Data yang dihimpun selama satu tahun terakhir mencatat bahwa Polri telah berhasil menyelamatkan hampir 2.000 orang dari jaringan perdagangan manusia. Tak hanya itu, upaya pencegahan kekerasan terhadap anak dan perempuan juga mengalami perkembangan positif.

“Ini menunjukkan kerja nyata. Kolaborasi antara aparat penegak hukum, kementerian, dan lembaga-lembaga perlindungan sosial mulai membuahkan hasil,” ucap Aboe Bakar, yang juga dikenal aktif dalam isu-isu perlindungan masyarakat rentan.

Namun, di tengah berbagai pencapaian tersebut, Aboe juga menyoroti pentingnya menjaga netralitas institusi kepolisian, terutama menjelang tahun politik. Ia menegaskan bahwa profesionalisme Polri akan diuji ketika menghadapi tekanan kekuasaan.

Baca Juga: DPR RI bersama BGN Edukasi Pola Makan Sehat untuk Warga Bekasi

“Netralitas itu harga mati. Polri tidak boleh jadi alat politik. Kepercayaan publik hanya bisa dibangun jika aparat berdiri tegak di atas hukum, bukan di bawah kepentingan,” katanya dengan tegas.

Aboe juga mengingatkan soal pembenahan internal yang harus terus dilakukan secara serius. Ia menilai masih ada oknum yang merusak citra institusi, dan hal itu harus diberantas demi menjaga kehormatan Korps Bhayangkara.

“Kalau mau dipercaya rakyat, bersihkan dulu dari dalam. Tidak bisa dibiarkan ada penyimpangan oleh segelintir orang,” imbuhnya.

Sebagai legislator di Komisi III yang fokus pada urusan hukum dan keamanan, Aboe menyatakan komitmennya untuk terus mendukung reformasi di tubuh Polri melalui pengawasan dan penguatan regulasi.

“Selamat Hari Bhayangkara ke-79. Kami di DPR, khususnya Komisi III, siap mengawal transformasi Polri agar semakin profesional dan menjadi penjaga keadilan yang sesungguhnya,” tutupnya. ***