POJOKSATU.ID – Cek kronologi kasus salah satu siswi SD berinisial FY (14) di Jenar, Sragen, Jawa Tengah.

Seperti diketahui, belum lama ini publik tengah dihebohkan dengan kasus siswi yang masih duduk di bangku SD tersebut.

Yang mana, dirinya dikabarkan dicabuli sang ayah tiri AS (38) hingga berakhir berbadan dua alias hamil.

Baca Juga: Bejat! Siswi SD di Jenar Sragen Dicabuli Ayah Tiri Hingga Hamil, Sang Ibu Tahu Namun Tak Bisa Apa-apa

Berdasarkan informasi dihimpun, korban beserta keluarganya diusir oleh warga setempat lantaran dinilai aib.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari portal media radarsolo.jawapos.com pada Kamis (19/6/2025).

Dalam artikelnya, korban dan keluarganya dikonfirmasi tidak lagi tinggal di kediaman sebelumnya.

Baca Juga: Soal Rencana Penyerangan Negara Iran, Donald Trump Akui Sedang Menunggu Aba-aba

Bukan main, mereka dikabarkan melanjutkan kehidupan di sebuah pemakan yang dijadikan tempat tinggal.

“Warga menolak kehadiran keluarga tersebut di desa itu. Sementara mereka tinggal di area pemakaman desa setempat,” jelas dikutip.

Diketahui, kasus ini mencuat usai Koordinator Penyuluh Keluarga Berencana Kecamatan Jenar, Suwanto mendapatkan kabar mengejutkan.

Baca Juga: Mahasiswi di Sleman Jadi Korban Pelecehan saat Pulang Kerjakan Tugas, Polsek Ngaglik: Kami Baru Cek TKP

Yang mana, Suwanto mendengar laporan dari salah satu puskesmas terkait adanya temuan gadis kecil berbadan dua.

“Awalnya saya dihubungi kepala puskesmas bahwa ada pemeriksaan kehamilan seorang anak di bawah umur, yakni masih berumur 14 tahun,” ucapnya.

Namun, korban yang sedang menjalani kehamilan 7 bulan itu sempat tidak mengaku bahwa dirinya hamil dikarenakan sang ayah tiri.

Baca Juga: Kronologi Kasus Mahasiswi di Sleman Jadi Korban Pelecehan OTK saat Pulang Kerjakan Tugas

Yang mana, dirinya mengaku berakhir hamil usai melakukan hubungan intim dengan seorang kenalan di media sosial.

Alih-alih demikian, kebenaran justru terungkap usai beberapa pihak melakukan penelusuran terhadap kandungan korban.

Bahwa, kandungan yang berusia 7 bulan itu ternyata merupakan hasil rudapaksa oleh ayah tirinya sendiri.

Baca Juga: BRI Tingkatkan Standar Layanan Prioritas, Nasabah Premium Nikmati Fasilitas Lebih Eksklusif

Usut punya usut, hal tersebut ternyata disinyalir sudah diketahui sejak lama oleh ibu kandung korban.

Namun, sang ibu justru tidak melakukan perlawanan apapun dengan memilih berdiam diri melihat putri sulungnya berakhir hamil.

Tidak heran, kabar mengejutkan itu dengan cepat beredar luas hingga jadi perbincangan warga setempat.

Baca Juga: Imbas Mati Lampu di Tebet, Satu Rumah Terbakar Berikut Pemiliknya Usia 25 Tahun

Hingga pada akhirnya, korban dan keluarganya diusir warga setempat lantaran telah jadi aib kampung halaman. ***