POJOKSATU.ID – Belum lama ini publik tengah dihebohkan dengan kasus Aparatur Sipil Negara (ASN) di Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Seperti diketahui, Aloysius Lede Bora (45) selaku ASN di Dinas Pendidikan, Pemuda, dan olahraga (Disdikpora) baru saja jadi korban penganiayaan.

Yang mana, dirinya ditikam oleh operator SD Katolik Ilhaloko Emanuel Karsianto Sukardana (25) dengan senjata tajam (sajam).

Baca Juga: Bandung Luncurkan Teknologi Biodigester di Pasar Gedebage, Solusi Cerdas Atasi Sampah Mulai 21 Juni

Berdasarkan informasi beredar, Aloysius Lede Bora masih menjalani perawatan medis usai ditusuk sebanyak dua kali.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform Facebook milik portal Radar Sumba pada Selasa (17/6/2025)

Dalam unggahannya, pejabat ASN Disdikpora itu langsung dilarikan ke RSUD Reda Bolo, Suma Barat Daya.

Baca Juga: Ijazah Jokowi Dibuka Bakal Bikin Negara Chaos, Buni Yani: Berlebihan dan Tak Masuk AkalBaca Juga: Ijazah Jokowi Dibuka Bakal Bikin Negara Chaos, Buni Yani: Berlebihan dan Tak Masuk Akal

Dikarenakan, kondisi Aloysius sangat memprihatinkan usai beberapa kali mendapat luka tusukan.

“Pelaku yang langsung menikam korban di bahu kanan dan dilanjutkan di perut kanan,” jelas diktuip.

“Aloysius Lede Bora harus dirawat intensif di RSUD Reda Bolo,” lanjut laporan artikel unggahan akun.

Baca Juga: Ivan Ade Sofiyan Resmi Pimpin NasDem Cimahi, Targetkan 7 Kursi DPRD 2029

Diketahui, insiden mengenaskan ini terjadi saat pelaku berada di lingkungan Disdikpora pada Senin (16/6/2025).

Yang mana, Emanuel berada di lingkungan tersebut tidak lain untuk mengurus pencairan dana BOS SD Katolik Ilhaloko.

Namun, dirinya tidak kunjung mendapat kepastian terkait proses administrasi yang dijalankan oleh pihak Disdikpora Sumba Barat Daya.

Baca Juga: Tampang Emanuel Karsianto Sukardana, Operator SD Katolik Ilhaloko Tikam ASN Dinas Pendidikan Sumba Barat Daya

Padahal, operator SD Katolik Ilhaloko itu sudah mengajukan pencairan sejak berbulan-bulan lamanya, yakni pada (3/2026).

Oleh karena itu, Emanuel yang sudah terlanjur kesal dengan sikap Aloysius selaku Kasie Kurikulum Bidang SD sontak melancarkan serangan.

Yang mana, dirinya nekat menikam pejabat ASN Disdikpora Sumba Barat Daya itu menggunakan senjata tajam (sajam) sekitar pukul 13.00 Wita.

Baca Juga: BRI Fellowship Journalism 2025 Kukuhkan 45 Jurnalis Penerima Beasiswa S2, Perkuat Sinergi Media dan Perbankan

Kasus ini turut ditanggapi langsung oleh Kasat Reskrim Polres Sumba Barat Daya, AKP I Ketut Ray Artika.

Ray menuturkan bahwa pelaku telah diamankan tidak lama setelah insiden penikaman itu terjadi di Disdikpora Sumba Barat Daya.

Kasat Reskrim Polres Sumba Barat Daya juga mengonfirmasi motif pelaku melancarkan serangan kepada korban.

Baca Juga: GRATIS LINK DOWNLOAD 16 Contoh Jurnal Pembelajaran Modul 2 PSE PPG Guru Tertentu Semua Jenjang LOLOS VALIDASI, Bebas Pilih Topik

Tidak lain, korban melakukan hal nekat itu lantaran terlanjur kesal dengan sikap pegawai ASN tersebut terkait pencairan dana BOS.

“Benar, terjadi dugaan tindak pidana penganiayaan dengan menggunakan pisau. Pelaku awalnya ajukan pencairan dana BOS,” jelasnya. ***