POJOKSATU.ID – Insiden anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Cilegon tengah ramai jadi sorotan publik.
Bagaimana tidak, hal ini terjadi usai Hikmatullah selaku anggota DPRD Cilegon dituding arogan oleh khalayak ramai.
Sebab, dirinya baru saja tabrak seorang buruh saat tengah demo di depan PT Bungasari Flour Mils Indonesia, Banten.
Tidak heran, kasus ini turut ditanggapi oleh Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP KEP SPSI).
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform Facebook milik Anam Bin Surani pada Rabu (11/6/2025).
Dalam unggahannya, Ketua Umum (Ketum) FSP KEP SPSI Sunandar mengecam keras tindakan anggota DPRD Cilegon tersebut.
Baca Juga: Imbas Anggota DPRD Cilegon Hikmatullah Tabrak Buruh saat Demo, HMI Desak Pelaku Dipecat!
“Saya mengecam keras atas tindakan anggota DPRD Cilegon, Haji Hikmatullah dari Partai Gelora,” jelasnya.
“Yang melakukan tindakan arogansi kepada kawan-kawan yang sedang aksi unjuk rasa, memperjuangkan haknya,” lanjutnya.
“Tidak selayaknya seorang anggota DPRD mempertotonkan tindakan arogansi seperti itu,” imbuhnya.
Baca Juga: Kuasa Hukum Anggota DPRD Cilegon Bantah Kliennya Tabrak Buruh saat Demo: Hanya Salah Komunikasi
Sunandar juga meminta kepada Ketum Partai Gelora untuk menyikapi insiden dugaan tindak penganiayaan tersebut.
Bukan main, dirinya dengan tegas meminta kepada Anis Matta selaku pimpinan partai dengan nuansa biru itu untuk mencopot yang bersangkutan dari jajaran kader.
“Maka, saya meminta kepada Ketua Umum Partai Gelora copot orang tersebut, gak layak Haji Hikmatullah itu,” jelasnya.
Baca Juga: Koalisi Ojol dan DPR Tolak Konvensi ILO Soal Ketegasan Status Ojol Sebagai Mitra
“Mestinya seorang anggota dewan memberikan solusi, membantu titik temu, mencairkan suasana agar tidak ada aksi unjuk rasa,” lanjutnya.
“Bukan seperti (yang di dalam video) sampai tega menabrakkan mobil ke seorang anggota FSP KEP sedang menggelar aksi unjuk rasa,” imbuhnya. ***



