POJOKSATU.ID – Inilah sosok Edo Saefudin, Kepala Desa (Kades) Mander di kawasan Serang, Banten.
Seperti diketahui, nama Edo Saefudin belakangan ini tengah ramai menyita perhatian publik di media sosial.
Bukan tanpa sebab, hal ini terjadi usai dirinya viral belum bayar lunas pembelian 16 sapi kurban pada Idul Adha 2024.
Baca Juga: 3 Tahun Terlibat Praktik Percaloan Casis Bintara Polri. Oknum Polisi Polda Sumut Resmi Dipecat
Bukan main, total biaya yang belum dibayarkan oleh Kades Mander ini disinyalir mencapai Rp290 juta.
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform X milik @Bertan_takan pada Selasa (10/6/2025).
Dalam unggahannya, publik ramai menyoroti kasus tersebut lantaran menyeret pejabat pemerintahan desa.
Baca Juga: Dirjen GTK dan Pendidikan Guru Nunuk Suryani, Sepertinya Seleksi PPPK 2025 Sulit Digelar
Bahkan, beberapa di antaranya turut menghujat sikap Edo usai dikonfirmasi belum membayar 15 sapi kurban tersebut.
“Sejak 2024 Yang belum dibayar 290 juta. Saat itu dolar Masih 14 ribuan Sekarang dah 15 ribuan, malah udah nempel 16 ribuan,” cuit @99snow.
“Rugi banget, jangan mau dibayar 290 juta lah. Minta dibayar pake kurs dolar atau ngikutin harga emas,” lanjutnya.
“Jangan percaya DP, cicilan, paylater dari pemerintah. minta mereka bayar CASH didepan langsung,” ketik @Y0ik1desu.
“Problematika pejabat indonesia itu kalo gak masalah uang, main cewek bener-bener gak mencerminkan pemimpin yang baik,” cuit akun @Peman1sbuatan.
Perlu diketahui, kasus ini bermula saat Edo membeli belasan sapi ke penjual asal Nusa Tengagra Barat (NTB) tersebut pada Minggu (16/6/2024) silam.
Baca Juga: Samsung Resmi Buka Pre-Order Galaxy S25 Edge, Tipis dan Bertenaga
Yang mana, pembelian itu tidak hanya sekadar kesepakatan secara verbal saja, melainkan juga dengan tulisan.
Sebab, Kades Mander tersebut membuat surat pernyataan berupa perjanjian dalam proses jual-beli sapi dengan total Rp290 juta.
Dalam surat pernyataan itu, dirinya mengaku akan membayar lunas belasan sapi tersebut pada akhir (8/2024).
Baca Juga: Studi Temukan Vitamin D Dapat Memperlambat Penuaan
Dikarenakan, Edo mengaku bahwa dirinya hanya sanggup membayar secara kredit dengan uang muka sebesar Rp20 juta.
Tanpa berpikir panjang, sang penjual sapi sontak mengindahkan surat pernyataan tersebut lantaran Edo memberikan jaminan. ***



