POJOKSATU.ID – Cek profil Lana Saria, salah satu Komisaris PT Gag Nikel yang tengah ramai disorot.
Seperti diketahui, nama Lana Saria banyak menyita perhatian publik usai beredar isu tambang nikel di Raja Ampat, Papua Barat Daya.
Sebab, aktivitas tambang nikel di kawasan tersebut dinilai sangat merugikan bagi ekosistem yang ada di dalamnya.
Baca Juga: Dipicu Tuak, Penganiayaan di Teluk Panji Labusel Tewaskan 1 Orang, 4 Luka-Luka
Tidak heran, nama Lana Saria ramai disorot publik lantaran dirinya tergabung dalam perusahaan tambang nikel tersebut.
Sebagaimana halnya yang dikutip Pojoksatu.id dari radarkediri.jawapos.com pada Senin (9/6/2025).
Dalam artikelnya, aktivitas tambang nikel di kawasan Raja Ampat disebut sangat merugikan masyarakat setempat.
Baca Juga: Mendikdasmen Dukung Korupsi Laptop Chromebook Diusut, 3 Stafsus Nadiem Sudah Dicekal ke Luar Negeri
“Isu kerusakan alam di Raja Ampat yang disebabkan oleh aktivitas pertambangan masih ramai hampir diseluruh platform media sosial,” jelasnya.
“Isu yang merebak itu membuat masyarakat Indonesia menuntut pemerintah untuk segera menindak lanjuti hal tersebut,” lanjut laporan artikel.
Berikut profil Lana Saria:
Baca Juga: Gag Nikel Tegaskan Tak Ganggu Geopark Raja Ampat, Komit Penuh pada Tambang Ramah Lingkungan
Nama: Lana Sari
Tempat, tanggal lahir: Solo, 13 Oktober 1968
Usia: 56 tahun
Pendidikan: - SMAN 70 Bulungan Jakarta
- S1 Biologi Universitas Nasional Jakarta
- S2 Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia
- S3 Urban and Enviromental Engineering Kyushu University, Jepang
Baca Juga: Sosok Istri Ustadz Yahya Waloni Ternyata Dulunya Bernama Lusiana, Mualaf Bersama Buah Hatinya
Karier: - Direktur Jenderal (Ditjen) Minerba Kementerian Ekonomi Sumber Daya Manusia (ESDM)
- Direktur Teknik dan Lingkungan Minerba Kementerian ESDM
- Direktur Pembinaan Pengusahaan Batubara Kementerian ESDM
- Staf Ahli Bidang Ekonomi Sumber Daya Alam Kementerian ESDM
- Komisaris PT Gag Nikel
Demikianlah profil Lana Sari selaku Komisaris PT Gag Nikel yang ramai disorot publik usai adanya aktivitas tambang di kawasan Raja Ampat. ***



