POJOKSATU.ID – Belum lama ini nama Kolonel Cpl Antonius Hermawan tengah ramai jadi perhatian publik.

Tidak lain, hal ini dikarenakan perwira TNI yang menjabat sebagai Kepala Gudang Puspalad (Pusat Peralatan Angkatan Darat) tersebut telah gugur saat menjalani tugas.

Seperti diketahui, dirinya meninggal dunia usai terkena ledakan pemusnahan amunisi di Garut, Jawa Barat.

Baca Juga: KDM Saksikan Pengukuhan Dewan Adat Danghyang Rundayan Talaga, Ajak Warga Majalengka Rawat Alam dan Budaya

Usut punya usut, Kolonel Antonius Hermawan yang tewas saat menjalani tugas ini ternyata jebolan Akmil 1997.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari portal media radarsolo.jawapos.com pada Selasa (13/5/2025).

Dalam artikelnya, Antonius dikonfirmasi merupakan salah satu jebolan Akmil 1997 yang menjadi korban insiden ledakan.

Baca Juga: LAPOR DIRI PPG Dalam Jabatan Tahap I Tahun 2025 Universitas Flores Dibuka, Ini Syarat dan TAUTAN RESMI Lewat Sini

“Belasan korban meninggal dunia terdiri dari unsur TNI dan warga sipil. Salah satunya adalah Kolonel Cpl Antonius Hermawan,” jelasnya.

“Antonius Hermawan merupakan lulusan Akmil 1997. Dia pernah menempati jabatan strategis di tubuh TNI,” lanjut laporan artikel.

Tidak heran, hal ini sontak menarik perhatian publik lantaran Antonius dikenal bukan sosok sembarangan.

Baca Juga: Sosok Kepala Gudang Puspalad Korban Tewas Ledakan Amunisi Garut, Ternyata Jebolan Akmil Tahun 2007

Beberapa di antaranya juga turut menuturkan belasungkawa atas kepergian salah satu perwira TNI tersebut.

“Gimana ceritanya, komandan bisa kena, apa lagi naruh (amunisi) kali yaa,” ketikan akun @Dewawade.

“Ini yg dinamakan gugur dengan cara terhormat dan demi melindungi masyarakat,” cuit @DeniJhon.

Baca Juga: LAPOR DIRI PPG Daljab Tahap I Tahun 2025, Universitas Muhammadiyah Jakarta Akhir UNGGAH BERKAS 6 Juni, JANGAN SALAH MASUK Grup Whatsapp

“Turut berdukacita semoga para korban yg meninggal husnul khotimah dan mendapatkan tempat yang terbaik di sisi-Nya,” ketik @Sahudi. ***