POJOKSATU.ID- Nama Asyifa Syafningdyah Putrambami Latief, atau yang lebih dikenal sebagai Asyifa Latief, tiba-tiba mencuat ke permukaan publik bukan lagi karena prestasinya di dunia kecantikan, melainkan terkait dengan pusaran kasus dugaan Asyifa Latief diduga menerima sejumlah uang dalam perkara dugaan korupsi tata kelola minyak mentah pt Pertamina

Miss Indonesia 2010 ini diperiksa oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) sebagai saksi, menimbulkan rasa ingin tahu publik mengenai sosok di balik mahkota dan keterlibatannya dalam kasus yang merugikan negara hingga ratusan triliun rupiah.

Lahir di Bandung pada 20 September 1989, Asyifa Latief telah menorehkan jejak yang cukup signifikan di berbagai bidang.

Baca Juga: Mutasi Letjen Kunto Arief dan Laksda Kresno Buntoro Disorot Politisi PDIP TB Hasanuddin

Sebelum menyandang gelar Miss Indonesia pada Juni 2010, wanita lulusan Akuntansi Universitas Parahyangan Bandung ini telah menunjukkan bakat dan pesonanya dengan menjadi Semifinalis Wajah Femina 2009 dan Finalis Duta Kadin 2009.

Puncak kariernya di dunia kontes kecantikan terjadi ketika ia dinobatkan sebagai Miss Indonesia 2010.

Kemenangan ini membuka jalannya untuk mewakili Indonesia di ajang Miss World 2010 yang diselenggarakan di Sanya, Tiongkok.

Di kancah internasional, Asyifa berhasil menunjukkan kemampuannya dengan menembus Top 40 dalam kategori Miss World Talent, membuktikan bahwa kecantikannya diimbangi dengan bakat yang mumpuni.

Namun, perjalanan Asyifa tidak berhenti di gemerlap panggung kontes. Sebagai seorang Miss Indonesia, ia aktif terlibat dalam berbagai isu sosial.

Baca Juga: Dosen Ilmu Pemerintahan Ini Bela Wapres Gibran, Tak Ada Gejolak Saat Prabowo Lawatan Luar Negeri

Dedikasinya terlihat dari keterlibatannya sebagai seorang guru di sekolah kolong jembatan, memberikan pendidikan bagi anak-anak yang kurang beruntung. Ia juga menjadi ikon untuk program pendidikan usia dini dan acara peduli sosial "Bedah Rumah", menunjukkan komitmennya terhadap masyarakat.

Asyifa juga sering tampil di stasiun acara tv seperti menjadi presenter dalam acara Balap MotoGP.

Setelah masa jabatannya sebagai Miss Indonesia berakhir, Asyifa melanjutkan kariernya di dunia profesional.

Informasi dari pemeriksaan Kejagung mengungkap bahwa ia pernah menduduki posisi strategis sebagai Senior Officer External Comm Media di PT Pertamina International Shipping.

Jabatan inilah yang kemudian menyeret namanya dalam penyelidikan kasus dugaan korupsi.

Baca Juga: Proyek Tangkap Karbon Inggris Senilai Rp476,7 T: Transisi Energi Hijau yang Ciptakan 2000 Lapangan Kerja

Kejagung menduga bahwa dalam kurun waktu 2022 hingga 2024, Asyifa menerima aliran dana dari Gading Ramadhan Joedo, seorang Komisaris PT Jenggala Maritim dan Direktur Utama PT Orbit Terminal Merak, yang kini berstatus sebagai tersangka dalam kasus korupsi minyak mentah tersebut.

Status Asyifa saat ini masih sebagai saksi, dan pihak berwenang masih mendalami lebih lanjut mengenai aliran dana yang diterimanya.

Terlibatnya seorang publik figur seperti Asyifa Latief dalam kasus dugaan korupsi ini tentu menimbulkan berbagai pertanyaan dan spekulasi.

Proses hukum yang sedang berjalan diharapkan dapat memberikan jawaban yang terang dan mengungkap fakta sebenarnya terkait peran Asyifa Latief dalam kasus ini.

Sorotan publik kini tertuju padanya, menanti perkembangan lebih lanjut dari kasus yang melibatkan namanya.***