POJOKSATU.id — Firsta Yufi Amarta Putri resmi dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2025 dalam malam final yang digelar megah di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Jumat (02/05/2025).

Perempuan asal Banyuwangi yang mewakili Jawa Timur ini tampil memukau dengan visi kuat untuk mengangkat isu pemberdayaan perempuan dan remaja.

Mahasiswi Magister Manajemen dan Kewirausahaan ini bukan sosok baru dalam dunia kompetisi.

Sebelum meraih mahkota nasional, ia telah menyabet gelar Juara 1 Raki Jawa Timur 2021 serta Putri Otonomi Pariwisata Indonesia 2023.

Perjalanannya menuju gelar Puteri Indonesia dilalui dengan proses karantina intensif dan sesi tanya jawab yang menantang.

Sebagai lulusan Sarjana Psikologi dari Universitas Brawijaya, Firsta menunjukkan kapasitas intelektual yang dibarengi kepekaan sosial tinggi.

Baca Juga: Puteri Indonesia Jabar dan Banten 2025 Berikan Trauma Healing Korban Banjir Bekasi

Dalam sesi tanya jawab empat besar, ia mampu mencuri perhatian dewan juri dengan jawaban yang lugas dan menggugah, membahas pentingnya mendukung kesehatan mental dan pemberdayaan perempuan muda di Indonesia.

Salah satu kekuatan utama yang diusung Firsta adalah program advokasinya, FIRSTepForward, yang telah ia rintis sejak tahun 2023.

Melalui platform ini, ia mendampingi remaja perempuan berusia 12 hingga 21 tahun di Banyuwangi yang kehilangan orang tua atau berasal dari keluarga dengan latar belakang perceraian.

Baca Juga: Panen Kritikan, Puteri Indonesia Intelegensia Jadi Calo Tiket Coldplay, Ngaku Pakai Jalur Orang Dalam

Lewat pendekatan psikologis, edukasi, hingga pengembangan keterampilan, program pendampingan remaja ini bertujuan agar para remaja tersebut "tidak merasa sendiri, memiliki semangat lagi untuk mengasah potensi diri, dan fokus mencapai tujuan hidup".

Advokasi ini terbukti efektif membantu remaja di panti asuhan mengatasi tekanan psikologis dan pada akhirnya mampu memperoleh pekerjaan yang layak.

Baca Juga: Dukung Tabitha Napitupulu di Ajang Puteri Indonesia, Musa Rajekshah: Jalin Networking dan Promosikan Potensi Sumut

“Dengan First Step Forward, saya ingin para perempuan muda memahami bahwa masa depan mereka tidak ditentukan oleh masa lalu,” tulis Firsta dalam unggahan Instagram-nya @firstayap.

Dukungan terhadap Firsta tak hanya datang dari keluarga dan teman dekat, tetapi juga dari Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, yang menyatakan rasa bangga dan siap memberi dorongan penuh bagi Firsta untuk membawa harum nama daerah dan bangsa di kancah nasional.

Pada malam final, sorak-sorai memecah suasana saat nama Firsta disebut oleh pembawa acara Choky Sitohang dan Patricia Gouw sebagai pemenang.

Harashta Haifa Zahra, Puteri Indonesia 2024, secara simbolis memasangkan mahkota Borobudur ke kepala Firsta, menandai awal tanggung jawab barunya sebagai duta bangsa.

Air mata haru terlihat di wajah Firsta, yang sempat tak percaya dirinya berhasil meraih gelar tertinggi tersebut.

Ia mengungguli pesaing terdekatnya, Melliza Xaviera dari DKI Jakarta 1, yang kemudian meraih gelar Runner Up atau Puteri Indonesia Lingkungan 2025.

Baca Juga: Maria Fransisca : Aktivis Papua Muda Inspiratif, dari Finalis Puteri Indonesia Menjadi Peternak Sukses

Ajang Puteri Indonesia 2025 juga memberikan gelar spesial untuk finalis lainnya yang masuk enam besar:

  • Syafira Mardhiyah (Banten) – Puteri Indonesia Kebudayaan 2025

  • Maharani Divaningtyas (DI Yogyakarta) – Puteri Indonesia Inovasi dan Teknologi 2025

  • Rinanda Aprillya Maharani (Kalimantan Timur) – Puteri Indonesia Pendidikan 2025

  • Salma Ranggita (Sumatera Selatan 1) – Puteri Indonesia Pariwisata 2025

Firsta mengikuti jejak Ayu Maulida, wakil Jawa Timur terakhir yang sebelumnya meraih gelar Puteri Indonesia pada tahun 2020.

Dengan komitmen pada isu-isu sosial dan pemberdayaan, publik berharap Firsta dapat menjalankan peran barunya dengan tanggung jawab dan dedikasi tinggi.

Baca Juga: 15,2 Juta Perempuan Indonesia Berkembang Pesat Bersama PNM

Selempang juara disematkan langsung oleh Ketua Dewan Penasihat Yayasan Puteri Indonesia, Putri Kus Wisnu Wardani.

Penobatan ini menjadi simbol awal peran Firsta sebagai wajah baru Indonesia di kancah nasional maupun internasional. ***