POJOKSATU.id, JAKARTA—Hercules saat ini sudah berusia 58 tahun. Dia lahir di Timor Timur yang kini menjadi Negara Timoer Leste pada tahun 1960-an.
Pria bernama Hercules Rosario Marshal ini dikenal sebagai mantan preman Tanah Abang. Tentu publik penasaran dari mana sumber keuangannya sehingga sanggup menyekolahkan 4 anaknya ke luar negeri.
Hercules pindah ke Jakarta sejak akhir tahun 1980-an dari Timor Timur. Dia sempat bekerja sebagai teknisi suku cadang listrik sebelum akhirnya membentuk geng preman sendiri di Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Dalam program 'Ngobrol Bareng Gus Miftah' melalui akun YouTube Official iNews pada Kamis (23/9/2021), Hercules menyebut sumber uangnya dari usaha perkapalan, usaha pertanian dan pasar. Kemudian, ia juga bekerja di beberapa perusahaan.
“Saya usaha perkapalan, pertanian, pasar, bekerja di perusahaan. Dari situlah saya bisa menyekolahkan anak, yang pertama perempuan di Canberra, kedua lelaki di California Amerika Serikat dan terakhir perempuan di Melbourne Australia,” tegasnya.
Sementara anak bungsunya akan melanjutkan pendidikan di Inggris di bidang kedokteran. Tahun 2021 saat wawancara dengan Gus Miftah, anak bungsu Hercules ini masih di bangku SMA.
Hercules juga dekat dengan sosok tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), yaitu Gus Miftah. Ia sering mengundang Gus Miftah ke rumahnya.
Baca Juga: Hercules Balik Melawan Jenderal Gatot, Kamu yang Preman Pak, Aksi Sana Sini Karena Gak Laku
Seperti saat santunan 4000 ribu anak yatim. “Hidup mati ada di tangan Allah. Titik balik ini supaya apa yang selama ini saya jalani di dunia hitam bisa diampuni. Allah sudah memberikan kesempatan untuk hal itu," tandasnya.
Hercules mualaf karena sadar akan masa lalunya yang kurang baik dan paham betapa singkatnya usia manusia. Ia juga merasa hidup di dunia ini hanya sementara dan ingin menjadi pribadi yang lebih baik.
Dia juga sering menemani para ulama Indonesia, seperti ketika mencium tangan Habib Luthfi yang sempat viral pada 2021.
Ia juga sempat membagikan momen kedekatannya dengan Ustaz Abdul Somad (UAS) di Masjid Nabawi pada 2023 lalu.
Setelah sering berurusan dengan pihak berwajib sampai keluar masuk penjara, Hercules akhirnya memilih untuk bertaubat dan mualaf pada 2010.
Bagi Hercules, selama ini banyak orang melihat dirinya dari satu sisi saja, sebagai preman. Lupa pada kebaikan yang ia berikan kepada masyarakat luas.
Untuk itu, agar putra-putrinya tidak mengalami hal yang sama, Hercules mengirimkan anak-anaknya ke luar negeri untuk belajar yang serius.




