POJOKSATU.ID – Belum lama ini kasus pelecehan dokter umum, Ardhitya Yoga Pramantara tengah ramai diperbincangkan publik.
Seperti diketahui, nama Ardhitya Yoga Pramantara telah dilaporkan oleh salah satu korban bernama Qorry Aulia Rachmah ke polisi.
Tidak lain, hal ini dilakukan oleh mantan pasien dokter umum Persada Hospital itu lantaran sempat menjadi korban tindak asusila.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Parfum Pria Tahan Lama dan Segar Sepanjang Hari
Usut punya usut, korban lainnya berinisial A juga ikut melaporkan pelaku usai Qorry Aulia Rachmah membawa kasus tersebut ke jalur hukum.
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari portal media kaltimpost.jawapos.com pada Selasa (22/4/2205).
Dalam artikelnya, A mengaku bahwa dirinya sempat menjadi korban dari aksi bejat yang dilakukan Ardhitya.
Baca Juga: Derby della Madonnina di Coppa Italia: Inter Milan vs AC Milan, Siapa Melaju ke Final?
Diketahui, hal ini diungkapkan A lantaran Qorry selaku korban dari dokter yang sama menguak kasus tersebut.
Oleh karena itu, A bersitegas mengambil langkah serupa dengan Qorry untuk melaporkan pelaku ke pihka kepolisian.
Berdasarkan informasi dihimpun, laporan tersebut akan dilayangkan oleh korban dokter umum lainnya ini pada dini hari.
“A, korban dugaan pencabulan AYP, berencana mengajukan laporan ke Polresta Kota Malang,” jelasnya.
“Korban bakal didampingi LBH (Lembaga Bantuan Hukum) Surabaya Pos Malang,” lanjut laporan artikel.
Hal ini juga turut dikonfirmasi langsung oleh advokat LBH Surabaya Pos Malang, Tri Eva Oktavianidia.
Baca Juga: Viral Dua Dokter Berkelahi di RSUP Palembang hingga Masuk IGD, ‘Dua Telornya’ Ditendang Keras
Eva menuturkan bahwa korban A baru berani speak up tidak lain lantaran kasus pelecehan itu sudah beredar luas di kalangan masyarakat.
“Karena melihat korban QAR melapor, korban A tergerak untuk membantu dan menguatkan agar tidak ada korban lainnya,” jelasnya.
Perlu diketahui, A selaku korban pelecehan lainnya ini mengaku bahwa peristiwa yang menimpa dirinya itu terjadi pada 2023 silam.
Yang mana, saat itu korban hendak melakukan cek kesehatan di bagian perut lantaran dirinya mengidap gerd di Persada Hospital.
Bukan main, Ardhitya selakui dokter umum yang menangani korban saat itu sontak melancarkan aksi bejatnya.
Dari informasi yang dihimpun, pelaku tanpa basa-basi memeriksa korban sampai ke alat vital di bagian dada.
Baca Juga: Kasus Pembocoran Dana Bank DKI, Pramono Anung Minta Bareskrim Turun Tangan
Hal ini serupa dengan yang dialami Qorry saat tengah menjadi pasien rawat inap di Persada Hospital.
Yang mana, Qorry mengaku disuruh membuka baju saat hendak diperiksa oleh dokter umum tersebut.
Tidak heran, kasus ini sontak menarik perhatian publik lantaran korban tindak asusila yang dilakukan Ardhitya ternyata lebih dari satu orang. ***



