POJOKSATU.ID- Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Victor Inkiriwang, menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap pelanggaran yang dilakukan oleh personelnya.
Ia menegaskan bahwa tindakan disipliner akan diterapkan kepada setiap anggota yang melanggar kode etik maupun aturan kepolisian.
Meski kasus ini menjadi perhatian publik, pihak keluarga korban akhirnya memilih untuk menyelesaikan masalah ini melalui jalur mediasi. AKP Agil menyampaikan bahwa korban beserta keluarganya telah berdiskusi dengan pihak kepolisian dan sepakat untuk tidak memperpanjang kasus ini.
"Dan dalam hal ini untuk pihak yang dirugikan beserta dengan keluarga sudah dilakukan mediasi dan sepakat untuk tidak memperpanjang masalah tersebut yang ditandai dengan adanya surat pernyataan," jelasnya.
Namun, keputusan ini tetap menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat. Banyak pihak yang mempertanyakan apakah tindakan disipliner yang diberikan kepada S sudah cukup untuk memberikan efek jera, mengingat kasus pelecehan seksual oleh aparat penegak hukum menjadi perhatian serius.
Sementara itu, Kapolsek Cisauk, AKP Dhady Arsya, turut angkat bicara dan menyampaikan permintaan maaf atas tindakan bawahannya. Ia menyesalkan kejadian tersebut dan menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi agar insiden serupa tidak terulang.
"Sebelumnya, kami memohon maaf dan menyesalkan terkait perilaku dari personel kami yang mencederai hati pihak yang dirugikan dan masyarakat. Hal ini menjadi evaluasi bagi kami untuk dapat berbuat lebih baik lagi," kata Dhady.
Kasus ini menambah daftar panjang pelanggaran disiplin oleh aparat kepolisian yang seharusnya menjadi pelindung masyarakat. Banyak netizen yang mengkritik kejadian ini dan berharap ada tindakan lebih tegas terhadap oknum polisi yang melakukan tindakan tidak terpuji.
Meski kasus ini telah diselesaikan melalui mediasi, kasus-kasus serupa diharapkan bisa menjadi bahan evaluasi bagi institusi kepolisian dalam menjaga profesionalisme dan integritas anggotanya. Kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian harus tetap dijaga dengan memastikan bahwa setiap pelanggaran ditindak sesuai aturan yang berlaku.
Diberitakan sebelumnya, seorang anggota Polsek Cisauk, Polres Tangerang Selatan, berinisial S, menjadi sorotan publik setelah diduga melakukan pelecehan terhadap istri orang. Kasus ini mencuat setelah sebuah video viral di media sosial, menunjukkan seorang pria yang memarahi oknum polisi tersebut di sebuah ruangan.
"Ini polisi yang jaga di Muncul ini meraba-raba istri saya. Ini sudah pelecehan seksual. Ini polisi macam apa ini?" ujar pria tersebut dalam video yang beredar pada Jumat (11/4/2025).
Belum diketahui secara pasti bagaimana kronologi kejadian ini. Namun, menurut suami korban, peristiwa pelecehan yang dilakukan S terhadap istrinya sudah terjadi dua kali. Kejadian ini pun memicu kemarahan publik dan mendorong pihak kepolisian untuk segera bertindak. ***



