POJOKSATU.ID – Inilah sosok Lutfi Samaduri, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Banggai, Sulawesi Tengah.

Seperti diketahui, nama Lutfi Samaduri belakangan ini tengah ramai jadi perbincangan publik di media sosial.

Tidak lain, hal ini terjadi usai anggota DPRD Banggai itu telah menjadi korban penganiayaan Orang Tidak Dikenal (OTK).

Baca Juga: Profil Sekilas Lutfi Samaduri, Anggota DPRD Banggai yang Jadi Korban Penganiayaan OTK Gegara Dituduh Politik Uang

Berdasarkan informasi beredar, tindak kekerasan ini ditujukan kepada Lutfi Samaduri lantaran dirinya dituding melakukan praktik politik uang.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id akun media sosial platform Facebook milik @FajryLausalah pada Rabu (9/4/2025).

Dalam unggahannya, publik ramai menyoroti kasus penganiayaan yang melibatkan anggota DPRD Banggai tersebut.

Baca Juga: Mengejutkan, Lisa Mariana Tiba-tiba Minta Maaf ke Atalia Praratya, Saya Hanya Seorang Ibu

Beberapa di antaranya juga turut mencecar para pelaku tindak kejahatan itu agar ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum.

“Ini tidak bisa di biarkan cara2 kotor yg di tampakan seakan2 mereka berkuasa aparat hukum harus tindak tegas,” cuit @AbuMujahid.

“Proses, saya orang Toili malu liat cara-cara mereka itu, bukan karakter orang Toili itu. PROSES,” ketik @MarceSamba.

Baca Juga: Kronologi Kasus Lutfi Samaduri, Anggota DPRD Banggai Lapor Polisi Usai Jadi Korban Penganiayaan

“Sikat, kasus anarkis, kepada wakil rakyat saja mereka berani apalagi dengan masyarakat biasa,” lanjut cuitan @RidwanIwan.

Diketahui, insiden mengenaskan ini terjadi saat Lutfi tengah bersilaturahmi di kediaman keluarganya di Desa Sentral Timur, Toili, Banggai.

Di mana, kunjungan silaturahmi itu bertepatan di rumah mertua korban yang sedang menikmati momentum lebaran pada Sabtu (5/4/2025).

Baca Juga: Mutiara Lombok Tembus Pasar Dunia, Kisah Mahayusi yang Sukses Berkat Ketekunan dan Dukungan BRI

Namun, anggota DPRD Banggai yang sedang menikmati momentum tersebut justru mengalami hal mengenaskan.

Yang mana, dirinya tiba-tiba didatangi oleh segerombolan OTK tanpa maksud dan tujuan tertentu.

Kendati demikian, segerombolan OTK itu tidak langsung mengambil sikap saat berada di kediaman mertua korban.

Baca Juga: Dalami Kejadian Pembunuhan Mahasiswa UKI, 44 Saksi Diperiksa Polisi

Sebab, mereka masih menunggu kedatangan sosok diduga oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Berdasarkan informasi beredar, oknum anggota DPR itu tidak lain berperan sebagai inisiator dalam tindak penganiayaan tersebut.

Hingga kini, kasus penganiaan yang merugikan anggota DPRD Banggai itu diketahui tengah ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian. ***